JAKARTA – Pemerintah Australia akan menyediakan paket bantuan sebesar USD5 juta (sekira RP75 miliar) untuk membantu Pemerintah Indonesia dan mitra-mitra kemanusiaan lainnya menindaklanjuti bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Bantuan tersebut merupakan bantuan tambahan dari bantuan sebesar USD500.000 (sekira Rp1,5 miliar) yang disalurkan kepada Palang Merah Indonesia untuk bahan pangan dan peralatan bantuan penting lainnya, seperti selimut dan terpal.
BACA JUGA: 14 Negara Sudah Bantu Korban Gempa Palu, Mulai Pesawat Hercules hingga Alat Fogging
Dana bantuan tambahan itu ditujukan untuk menyediakan tempat penampungan sementara, akses air bersih dan layanan kesehatan bagi korban yang terluka dan terlantar. Selain bantuan dana, Australia juga berencana mengirimkan tim medis yang akan ditempatkan dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia untuk membantu upaya bantuan.
Pemerintah Australia menawarkan pengiriman aset Angkatan Pertahanan Australia untuk digunakan membantu upaya tanggap bencana Pemerintah Indonesia. Pemerintah Australia berdiri bersama dengan Pemerintah Indonesia dalam memberikan bantuan bagi masyarakat Indonesia yang terkena dampak musibah ini.
BACA JUGA: Singapura Kirim Dua Pesawat Pembawa Bantuan Kemanusiaan ke Sulteng
Sejak gempa bumi dan tsunami menghantam Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat, 28 September, sejumlah negara, termasuk Australia, Malaysia dan Singapura telah menawarkan bantuannya kepada pemerintah Indonesia. Sejauh ini 14 negara dilaporkan telah menyalurkan bantuannya ke lokasi bencana dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia.
(Rahman Asmardika)