nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Kembali Menahan Dua Anggota DPRD Sumut

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 04 Oktober 2018 20:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 04 337 1959850 kpk-kembali-menahan-dua-anggota-dprd-sumut-RqG1LcXZzN.jpg Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan dua anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), pada hari ini. Dua legislator Sumut tersebut yang ditahan untuk masa penahanan pertama selama 20 hari kedepan yakni, Enda Mora Lubis dan M Yusuf Siregar.

"Pe‎nyidik hari ini melakukan penahanan untuk 20 hari pertama terhadap 2 dari 3 tersangka Anggota DPRD Sumut yang dijadwalkan diperiksa hari ini," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018).

Kedua tersangka kasus dugaan suap penerimaan hadiah serta janji dari ‎mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho tersebut ditahan di rumah tahanan yang berbeda. Enda Mora ditahan di Rutan gedung KPK lama. Sementara, Yusuf Siregar di tahan di rutan gedung KPK baru.

Sejalan dengan itu, Febri menghimbau kembali agar tersangka Feri Suando Tanuray Kaban segera menyerahkan diri. KPK sendiri telah mengirimkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) ke jajaran Polri atas nama Feri Suando Tanuray Kabay.

"Kami juga mengimbau agar saudara Fery Suando Tanuray Kaban segera menyerahkan diri. Bersikap kooperatif akan menguntungkan bagi dirinya sendiri dan membantu penyidik untuk mengungkapkan perkara secara terang benderang dan cepat‎," terangnya.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 38 anggota DPRD Sumut sebagai tersangka. Mereka diduga menyalahgunakan wewenang atau jabatannya dengan menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho.

Adapun ke-38 anggota DPRD Sumut itu yakni Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M Yusuf Siregar, Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser, dan Dermawan Sembilan.

(Baca Juga: Anggota DPRD Sumut Ferry Suando Jadi Buronan KPK)

Kemudian ada Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean.

Atas perbuatan tersebut, mereka disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini