nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bongkar Makam Ibu Muda yang Diduga Meninggal Tak Wajar, Polisi Periksa 5 Saksi

Bramantyo, Jurnalis · Senin 08 Oktober 2018 02:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 08 512 1960855 bongkar-makam-ibu-muda-yang-diduga-meninggal-tak-wajar-polisi-periksa-5-saksi-4syGzVBHPg.jpg Ilustrasi pembongkaran makam. (Foto : Dok Okezone)

BOYOLALI – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Boyolali terus melakukan penyidikan untuk mengungkap kematian Novi Septiani, ibu muda, yang diduga tidak wajar.

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi mengatakan, lima orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Kelima orang tersebut adalah suami korban, lurah desa, warga yang memandikannya.

Pemeriksaan terhadap para saksi ini dilakukan untuk mengetahui kejadian yang terjadi pada 1 Oktober, sebelum korban ditemukan tewas di rumahnya sendiri oleh suami.

Pasalnya, dari informasi yang didapat pihak kepolisian, sebelum korban ditemukan tewas, korban disuruh oleh suaminya untuk mengambil uang hasil penjualan sapi pada lurah desa.

"Kasus ini kita tarik kebelakang pada 1 Oktober. Soalnya, sebelum ditemukan tewas, korban sempat disuruh suaminya mengambil uang hasil penjualan sapi pada Pak Lurah. Karena keduanya ini memang memiliki satu profesi sama yaitu sebagai penjual sapi," papar Aries saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (7/10/2018).

Ilustrasi makam (Dok Okezone)

Menurut Aries, sejauh ini pihaknya belum menahan satu pun yang dicurigai sebagai pelaku hingga hasil autopsi dari Dokkes Polda Jawa Tengah selesai.

"Belum ada satu pun yang kami tahan. Penahanan bisa dilakukan setelah kami mendapatkan hasil dari laboratorium Dokkes Polda Jateng yang menerangkan apa penyebab kematian korban," paparnya.

(Baca Juga : Polisi Bongkar Makam Ibu Muda di Boyolali karena Meninggal Tak Wajar)

Terpisah, Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara saat jenazah dikeluarkan dari liang kubur, memang ditemukan sejumlah luka memar pada anggota tubuh korban. Seperti memar di sekitar leher, lengan, dada, dan di pipi korban.

"Jadi untuk meyakinkan kami, hasil penyidikan itu kami tingkatkan ke tingkat penyelidikan dengan dilakukan autopsi. Karena saat ini jenazah sudah di dalam kuburan, autopsi itu mau tidak mau dilakukan dengan cara membongkar kubur. Hasil sementara memang ditemukan sejumlah memar pada anggota tubuh korban," pungkasnya.

(Baca Juga : 32 Tahun Dikubur, Jasad Samsudin Masih Utuh saat Makam Dibongkar)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini