nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Erdogan Minta Saudi Buktikan Jurnalis yang Hilang Tinggalkan Konsulat Hidup-Hidup

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 09 Oktober 2018 11:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 09 18 1961457 erdogan-minta-saudi-buktikan-jurnalis-yang-hilang-tinggalkan-konsulat-hidup-hidup-wk95BMGudq.jpg Foto: Reuters.

ANKARA – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menuntut Riyadh untuk membuktikan klaimnya yang menyatakan bahwa jurnalis Jamal Khashoggi yang hilang sejak pekan lalu telah meninggalkan Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Turki menduga Khashoggi, yang merupakan warga Arab Saudi, dibunuh setelah dia memasuki konsulat untuk mengambil dokumen yang dibutuhkan untuk pernikahannya.

Hilangnya Khashoggi, yang sebelumnya seorang editor surat kabar terkemuka di Arab Saudi dan seorang penasihat mantan kepala intelijen, telah memicu kekhawatiran global, terutama setelah sumber di Turki menduga dia dibunuh di dalam konsulat.

BACA JUGA: Wartawan Arab Saudi Hilang Secara Misterius di Turki

Khashoggi meninggalkan Arab Saudi tahun lalu karena takut akan pembalasan yang mungkin dia terima karena kritiknya terhadap kebijakan Arab Saudi dalam perang Yaman dan tindakan keras Riyadh terhadap oposisi. Berdasarkan keterangan tunangannya yang menunggu di depan konsulat, Khashoggi tidak pernah muncul lagi setelah memasuki gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul.

“Kami harus mendapatkan hasil dari penyelidikan ini sesegera mungkin. Para pejabat konsulat tidak dapat menyelamatkan diri mereka dengan hanya mengatakan 'dia telah pergi', ” kata Erdogan di tengah kunjungannya di Budapest, seperti dikutip Reuters, Selasa (9/10/2018).

Erdogan yang mengikuti secara langsung perkembangan kasus tersebut mengatakan bahwa Turki tidak memiliki dokumen atau bukti-bukti mengenai hilangnya Khashoggi.

BACA JUGA: Turki Selidiki Hilangnya Wartawan Saudi, Diduga Dibunuh di Konsulat Saudi

Sumber Saudi di konsulat membantah bahwa Khashoggi telah terbunuh di dalam gedung misi diplomatik mereka dan mengatakan bahwa tuduhan itu tidak berdasar. Konsulat juga membantah bahwa Khashoggi diculik.

Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat, Pangeran Khalid bin Salman menegaskan kembali komentar ini dalam pernyataannya. Dia juga mengatakan bahwa Riyadh telah mengirimkan tim keamanan dengan persetujuan Turki, untuk membantu penyelidikan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini