Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Fakta-Fakta Jelang Pemeriksaan Amien Rais terkait Kasus Ratna Sarumpaet

Muhamad Rizky , Jurnalis-Rabu, 10 Oktober 2018 |08:52 WIB
Fakta-Fakta Jelang Pemeriksaan Amien Rais terkait Kasus Ratna Sarumpaet
Amien Rais. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus penyebaran berita bohong atau hoaks yang dilakukan tersangka Ratna Sarumpaet. Amien bakal diperiksa di Mapolda Metro Jaya pada hari ini, Rabu (10/10/2018), sekira pukul 10.00 WIB.

Mengenai pemeriksaan Amien Rais tersebut, Okezone merangkum sejumlah fakta yang terjadi terkait kasus ini. Berikut paparannya:

1. Amien mangkir dari panggilan polisi

Polisi telah menjadwalkan pemeriksaan Amien Rais pada Jumat 5 Oktober 2018, tapi tak datang dengan alasan jadwal padat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah menjadwal ulang pemanggilan mantan ketua MPR RI itu pada 10 Oktober 2018.

(Baca juga: Amien Rais Bakal Diperiksa soal Ratna Sarumpaet, Polisi Minta Pendukung Kondusif)

2. Sebanyak 500 orang mengawal pemeriksaan Amien Rais

Kombes Argo Yuwono memperkirakan ada 500 orang bakal mengawal pemeriksaan Amien Rais di Mapolda Metro Jaya. Ia mengatakan pihaknya telah siap mengamankan massa tersebut. Namun, tetap diimbau agar mereka nantinya selalu kondusif dalam menjalan aksinya.

"Tentunya nanti dari kepolisian akan menentukan personel yang akan kami siapkan untuk mengamankan jalannya kegiatan itu," ungkap Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa 9 Oktober 2018.

"Kami berharap, baik pendukungnya maupun yang mengantar, tidak melakukan hal yang kami tidak inginkan di sana. Nanti ada di depan Polda, yang diperbolehkan masuk Amien sama pengacaranya," jelasnya.

3. Amien dan sejumlah elite politik terseret kasus Ratna Sarumpaet

Kabar bohong yang dilakukan Ratna menyeret Amien Rais dan sejumlah elite politik lainnya. Tak tanggung-tanggung, terdapat juga calon presiden Prabowo Subianto ikut menjadi korban.

Sebelum semuanya terbongkar, Amien bersama sejumlah elite politik lainnya percaya dan mengutuk peristiwa hingga menyebut adanya pelanggaran hak asasi manusia.

"Kita berbicara sebagai satu keluarga besar, mengapa dalam bulan ini terjadi penganiayaan, terjadi pelanggaran HAM yang sangat sangat mendasar. Jadi ini dari hati ke hati, mudah-mudahan, karena Kapolri bertanggung jawab secara nasional," kata Amien, Selasa 2 Oktober 2018.

Belakangan mereka pun mengetahui dan akhirnya meminta maaf.

(Baca juga: 3.284 Polisi Siap Kawal Pendukung Amien Rais saat Diperiksa terkait Kasus Ratna Sarumpaet)

4. Tertipu Ratna Sarumpaet, Amien minta Polri tangkap pelaku penganiayaan

Sebelum akhirnya Ratna Sarumpaet melakukan kebohongan, Amien Rais sempat percaya. Ia pun menegaskan dengan meminta Polri agar mengusut kasus tersebut dengan menangkap para pelaku. Menurut Amien, saat itu, para pelaku membuat keadaan negara semakin tidak terarah.

"Seharusnya memang menangkap para pelaku keonaran, keguncangan sosial, yang makin membuat negeri kita ini semakin tidak menentu," tutur Amien kala itu.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement