nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Penampakan Jalan Imam Bonjol Tangerang yang Dulu Berlubang dan Sering Banjir

Anggun Tifani, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 18:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 11 338 1962782 begini-penampakan-jalan-imam-bonjol-tangerang-yang-dulu-berlubang-dan-sering-banjir-dmAQPI6w8k.jpg Kondisi Jalan Imam Bojol, Tangerang Usai Diperbaiki (foto: Anggun T/Okezone)

TANGERANG - Banyak jalan rusak di Kota Tangerang, salah satunya Jalan Imam Bonjol. Dahulu, jalan utama ini selalu dipenuhi lubang dan sering tergenang banjir.

Namun, kini jalan di wilayah tersebut sudah diperbaiki sebagai wujud peningkatan kualitas jalan di Kota Tangerang. Pantauan Okezone, jalan perbatasan antara kota dan kabupaten Tangerang ini, kini sudah rapih dicor sepanjang sekitar 100 meter.

Padahal, Jalan Imam Bonjol tadinya rusak, dipenuhi lubang dan banjir jika diguyur hujan. Salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari jalan tersebut, Didin (40) warga Kampung Dahung RT 03/RW 04, Kecamatan Cibodas, Tangerang, menyebutkan, jalan tersebut memang sering dilewati truk-truk besar, hal itu lah yang menyebabkan kerusakan.

(Baca Juga: Perbaiki Jalan, Pemkot Tangerang Canangkan 'Perjaka Gesit')

"Sudah diperbaiki sejak tiga bulan kemarin. Memang sih rusaknya bertahap. Sudah sejak dua tahun rusak. Tapi memang enggak rawan kecelakaan, pengerjaan perbaikannya 120 hari," ujar Didin saat ditemui, Kamis (11/10/2018).

Kondisi Jalan Imam Bonjol, Tangerang (foto: Anggun/Okezone)	Kondisi Jalan Imam Bonjol, Tangerang (foto: Anggun/Okezone)

Selain itu, Pemkot Tangerang juga nampak memperbaiki jalan lingkungan warga. Hal itu terlihat di Kampung Baru, di jalan perbatasan Kelurahan Nusa Jaya dan Kelurahan Bojong Jaya, Karawaci, Tangerang.

"Jalan yang sekarang sudah dicor itu dibangun sekitar bulan Maret 2018. Itu jalannya rusak karena konbloknya hancur, sudah 10 tahun digunakan. Berhubung datarannya rendah, karena kerendam hujan terus kena banjir, jadi hancur," ujar Ketua RT 05/RW 04, Pian saat ditemui Okezone.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Tatang Sutisna menuturkan, pihaknya terus memperbaiki jalan demi kenyamanan masyarakat. "Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan kota menunjukan hasil pembangunan dalam peningkatan kualitas infrastruktur jalan. Sehingga masyarakat semakin nyaman dalam beraktivas," ujar Tatang.

Tatang juga menjelaskan, pihaknya akan terus menambah ruas pembangunan jalan. Kemudian program pembangunan dan peningkatan kualitas jalan di tahun 2018 terus dilakukan. Sebanyak 26 ruas yang tersebar di 13 Kecamatan ditargetkan selesai pada akhir tahun.

"Di antaranya jalan yang ditingkatkan kualitasnya adalah Jalan raya Kotabumi di Kecamatan Periuk yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Tangerang. Tahun ini ditargetkan jalan lingkungan di 218 ruas," bebernya.

Tercatat, sejumlah jalan di Kota Tangerang terus mengalami penambahan panjang jalan. Dari 268,8 km pada tahun 2015 menjadi 2082 km di tahun 2017. Pada tahun 2014 sebanyak 134 ruas jalan sepanjang 39,17 km tahun 2015 90 ruas dengan panjang 42,96 km Kemudian dilanjutkan tahun 2016 sebanyak 11,92 km, dan tahun 2017 yakni 11,1 km di 20 ruas jalan.

Seperti diketahui, berdasarkan data 2014 sampai dengan 2017 menunjukan jalan milik nasional dan provinsi tidak mengalami penambahan dengan panjang masing-masing untuk nasional 16,8 km dan provinsi 27,41 km.

Perbaikan jalan di Lingkungan Kota Tangerang (foto: Anggun/Okezone)	Perbaikan jalan di Lingkungan Kota Tangerang (foto: Anggun/Okezone)

Selain jalan-jalan utama Kota Tangerang, Jalan tingkat lingkungan juga ditingkatkan kualitasnya. Sejak 2014 jalan lingkungan yang terbangun dan ditingkatkan kualitasnya sebanyak 329 ruas dengan total panjang 88,86 km, dilanjutkan pembangunanya di tahun 2015 dengan 84.22 km di 296 ruas jalan, kemudian tahun 2016 401 ruas sepanjang 106,49 km bertambah kembali di tahun 2017 dengan total 83.3 km di 301 ruas.

"Tahun ini ditargetkan jalan lingkungan di 218 ruas," pungkas dia.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini