Prabowo Sebut Indonesia Terapkan Sistem Ekonomi Kebodohan, PDIP: Dia Pura-Pura Lupa Sejarah

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 16:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 12 605 1963204 prabowo-sebut-indonesia-terapkan-sistem-ekonomi-kebodohan-pdip-dia-pura-pura-lupa-sejarah-D2niMhK5aW.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak terima apabila calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut Indonesia saat ini menerapkan sistem ekonomi kebodohan.

Menurut Hasto, Prabowo sedang berpura-pura lupa tentang sejarah masa lalu bangsa Indonesia yang pernah menerapkan sistem ekonomi elitis atau sistem ekonomi yang dikuasai kroni-kroni Presiden ke-2 RI, Soeharto.

"Sejarah mencatat, Reformasi lahir karena koreksi atas sistem yang otoriter. Ekonomi kekuasaan saat itu hanya didominasi kroni Soeharto. Pak Prabowo seharusnya paham hal ini," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/10/2018).

Prabowo Hadiri Rakernas DPP LDII di Ponpes Minhajurasidin

Hasto mengatakan pernyataan Prabowo yang menyebut sistem ekonomi Indonesia saat ini melebihi neo-liberal dan dikatakan ekonomi kebodohan hanyalah klaim sepihak tanpa dasar.

(Baca Juga : Bertemu Sultan HB X, Sandiaga Dapat Wejangan soal Ini)

Hasto mengatakan, Prabowo seharus paham bahwa dampak 32 tahun ekonomi kekuasaan selama Orde Baru juga membawa keuntungan bagi total kekayaannya saat ini. Prabowo sendiri diketahui pernah menjadi bagian dari keluarga Cendana. Ia merupakan mantan suami putri kedua Soeharto, Siti Hediati Hariyadi, alias Titiek Soeharto.

(Baca Juga : Slogan Prabowo 'Make Indonesia Great Again', Tim Jokowi: Tak Kreatif, Itu Copy Paste)

“Saya memastikan bahwa serangan Pak Prabowo ke Pak Jokowi tersebut akan menimbulkan serangan balik dari rakyat. Sebab pernyataan Pak Prabowo tersebut sama saja dengan menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri," pungkasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini