Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ancaman Sanksi AS Tak Halangi Negara-Negara Berbisnis dengan Rusia

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 17 Oktober 2018 |14:33 WIB
Ancaman Sanksi AS Tak Halangi Negara-Negara Berbisnis dengan Rusia
Dubes Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobyeva. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Ancaman sanksi yang dilontarkan Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara yang berencana membeli perlengkapan militer dari Rusia tidak dapat diterima, demikian disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobyeva. Namun, dia mengatakan, sanksi itu tidak mempengaruhi negara-negara untuk melakukan bisnis dengan Moskow.

“Ancaman ini sangat tidak bisa diterima, tetapi seperti Anda lihat, negara lain tidak takut. Turki masih membeli perlengkapan kami, India masih membeli perlengkapan kami, begitu juga Indonesia,” jelas Dubes Lyudmila menjawab pertanyaan wartawan dalam sesi press briefing di kediamannya di Jakarta, Rabu (17/10/2018).

BACA JUGA: Beli Sukhoi dari Rusia, Indonesia Terancam Disanksi AS

“Tentu saja ancaman itu adalah gangguan langsung terhadap urusan dalam negeri negara-negara dan hubungan bilateral, yang melanggar hukum.”

Diberitakan sebelumnya, AS mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap beberapa negara, termasuk Indonesia yang membeli perlengkapan dan persenjataan militer dari Rusia. Bulan lalu, Washington telah menjatuhkan sanksi kepada militer China yang membeli jet tempur dan sistem rudal dari Rusia.

BACA JUGA: China dan Rusia Marah AS Memberikan Sanksi kepada Militer China

Sanksi tersebut dijatuhkan AS terkait tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS pada 2016. Sejauh ini, ancaman sanksi tersebut tidak mampu membuat negara-negara menghentikan pembelian senjata dan perlengkapan militernya dari Rusia.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement