Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bangun Indonesia Bagian Timur, Ini Isu Strategis Infrastruktur Papua-Maluku

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Kamis, 18 Oktober 2018 |15:35 WIB
Bangun Indonesia Bagian Timur, Ini Isu Strategis Infrastruktur Papua-Maluku
Foto Ilustrasi: Okezone
A
A
A

PAPUA – Pemerintah masih terus berupaya memajukan Indonesia bagian timur dengan merencanakan sejumlah pembangunan. Pengembangan Kawasan Biak, kawasan perbatasan darat dan laut, Trans Papua dan pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) menjadi isu strategis pada 2020 dan 2021-2023 di Papua dan Maluku.

Selain itu muncul juga isu perlunya dukungan infrastruktur terhadap pengembangan Kawasan Industri Bintuni, Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Manokwari, Kota Baru dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Raja Ampat. Termasuk pengembangan Pelabuhan Ara dan SPAM Regional untuk mendukung KEK Sorong dan infrastruktur jalan, saluran drainase dan pedestrian untuk mendukung KEK Morotai.

Hal itu mencuat ketika Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar rapat Pembahasan Penyusunan Sinkronisasi Program dan Pembiayaan Pembangunan Kepulauan Maluku dan Pulau Papua. Rapat itu sendiri digelar di Kota Manokwari, Papua Barat, beberapa waktu lalu.

Kepala BPIW Kementerian PUPR, Hadi Sucahyono mengatakan menggodok sinkronisasi program perlu dilakukan untuk terciptanya keterpaduan dengan unit organisasi di lingkungan Kementerian PUPR maupun Kementerian/ Lembaga lain.

Ia mengatakan sinkronisasi program dapat mewujudkan keterpaduan dalam pengembangan kawasan dengan pembangunan Infrastruktur sektor PUPR.

Penyusunan sinkronisasi program dan pembiayaan mengacu pada tema RPJMN IV 2020-2024, yakni “Mewujudkan manusia Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan di segala bidang dengan struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif”.

Sementara Kepala Pusat Pemrograman dan Evaluasi Keterpaduan Infrastruktur PUPR, BPIW, Iwan Nurwanto mengatakan, tujuan dengan digelarnya kegiatan ini yakni untuk konsolidasi program infrastruktur PUPR dengan program pemerintah daerah bidang PUPR termasuk sinkronisasi antar sektor.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement