nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Oknum di RSU dr Soetomo Dilaporkan ke Polisi karena Memotret Telanjang Pasien

Syaiful Islam, Jurnalis · Minggu 28 Oktober 2018 23:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 28 519 1970124 oknum-di-rsu-dr-soetomo-dilaporkan-ke-polisi-karena-memotret-telanjang-pasien-NvL7y04KPW.jpg Ilustrasi tindakan asusila. (Foto: Shutterstock)

SURABAYA – Seorang oknum tenaga medis berinisial B yang bekerja di RSU dr Soetomo Surabaya dilaporkan ke Polrestabes setempat. Penyebabnya, oknum tersebut memotret pasien perempuan berinisial P dalam kondisi telanjang dan lemah ketika menjalani perawatan di rumah sakit.

Pelaporan tersebut atas perkara dugaan pornografi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Laporan sendiri dilakukan kuasa hukum P, Tengku Mochtar Djohansah, beserta ibu korban. Akibat kejadian ini korban masih syok.

P sendiri dirawat di RSU dr Soetomo usai mengalami kecelakaan di kawasan Jalan Pemuda. Mobil yang ditumpangi menabrak sebuah taman lengkap dengan air mancur.

"Saat itu klien saya disuruh telanjang oleh salah satu oknum tenaga medis di RSU dr Soetomo dengan dalih untuk keperluan medis. Tapi, klien saya awalnya menolak permintaan itu," terang Djohan, Minggu (28/10/2018).

Ia melanjutkan, namun karena terus diminta telanjang, akhirnya pasien dengan terpaksa membuka pakaian. Kemudian oknum medis itu memotret korban dalam keadaan telanjang hingga beberapa kali.

"Awalnya klien saya tidak mau telanjang, tapi akhirnya mau karena terpaksa dan tidak berdaya. Saat dalam kondisi telanjang itu oknum tenaga medis di sana memotretnya," ungkap Djohan.

Kemudian foto telanjang P diduga disebar. Ini diketahui ketika dirinya mendatangi RSU dr Soetomo Surabaya. Ditemukan foto telanjang P di ponsel orang lain, bukan oknum yang memotret.

"Padahal yang memotret klien saya hanya satu orang yakni B. Kok bisa ada gambar itu di HP orang lain? Kami berharap polisi bertindak cepat dalam menangani kasus ini," paparnya.

Terpisah, Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan seksual itu. Saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan untuk diungkap kasus tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus yang dilaporkan kemarin itu," ungkap Rudi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini