nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mami dan Manajer Karaoke Jadi Tersangka Kasus Tarian Striptis di Blitar

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 16:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 04 519 1986718 mami-dan-manajer-karaoke-jadi-tersangka-kasus-tarian-striptis-di-blitar-B1MIOTmU6L.jpg Dua Tersangka Kasus Tari Striptis di Blitar, Jawa Timur (foto: Syaiful Islam/Okezone)

SURABAYA - Polda Jawa Timur akhirnya menetapkan, dua orang sebagai tersangka dalam kasus tarian striptis atau telanjang di tempat karaoke Maxi Brilian Kelurahan Kauman, Kecamatam Kepanjen Kidul, Kota Blitar.

Identitas kedua tersangka masing-masing bernama Ratna Ayu Kinanti dan Juwito Qoirul Anwar. Ratna sendiri berperan sebagai mami. Sedangkan Juwito merupakan manajer karaoke. Kini kedua tersangka dijebloskan dalam tahanan mapolda Jatim.

(Baca Juga: Oknum di RSU dr Soetomo Dilaporkan ke Polisi karena Memotret Telanjang Pasien) 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, terbongkarnya kasus tindak pidana asusila berupa tarian striptis di karaoke Maxi Brilian berdasarkan informasi dari masyarakat. Di mana disebutkan ada sebuah tempat karaoke yang menyediakan tarian striptis dan bisa berhububungan seksual.

Dua Tersangka Kasus Tari Striptis di Blitar, Jatim (foto: Syaiful Islam/Okezone)	Dua Tersangka Kasus Tari Striptis di Blitar, Jatim (foto: Syaiful Islam/Okezone) 

"Lalu informasi tersebut ditindaklanjuti dan diketahui bahwa tempat karaoke Maxi Brilian sediakan tarian striptis. Anggota pun akhirnya melakukan penggerebekan pada Senin 3 Desember 2018 dinihari," terang Barung, Selasa (4/12/2018).

Saat penggerebekan, sambung Barung, polisi menemukan sejumlah penari striptis di room karaoke. Tidak hanya itu, petugas juga menemukan seorang tamu laki-laki berhubungan seks dengan dua wanita pemandu lagu. Selanjutnya 25 orang diamankan oleh polda Jatim.

(Baca Juga: Berkedok Guru Mengaji, Pria Ini Gauli Muridnya yang Tunanetra) 

"Mereka terdiri dari manajer, mami, pemandu lagu dan pelayan karaoke. Hasil penyidikan, penyidik menetapkan dua tersangka yakni Ratna dan Juwito. Barang bukti yang diamankan celana dalam, BH, kondom, HP dan uang tunai Rp 2,8 juta," papar Barung.

Kedua tersangka dijerat Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP dan atau Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP tentang memudahkan perbuatan cabul dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini