Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Abdul Karim yang Mengubah Pandangan Ratu Victoria tentang Islam

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Minggu, 04 November 2018 |12:53 WIB
Mengenal Abdul Karim yang Mengubah Pandangan Ratu Victoria tentang Islam
Abdul Karim sang pembantu Ratu Victoria. (Foto: Christopher Ison/English Heritage)
A
A
A

PENULIS Shrabani Basu mengangkat tokoh-tokoh sejarah yang tersembunyi, termasuk Abdul Karim, pria Muslim India yang menjadi orang kepercayaan Ratu Victoria. Bukunya yang berjudul 'Victoria and Abdul' mengungkap hubungan dekat Ratu Inggris dengan Abdul yang menjadi kontroversi di istana dan ditutupi selama lebih dari 100 tahun.

Dia juga telah menulis 'Spy Princess' yang menceritakan tentang perempuan muda Muslim keturunan India, Noor Inayat Khan, yang menjadi mata-mata Inggris dalam Perang Dunia II. Basu mengangkat tokoh-tokoh ini dan memberikan mereka "kehidupan kedua".

"Kehidupan mereka memang terdengar seperti fiksi, tapi semua yang saya tulis adalah fakta. Tidak ada yang saya tambah-tambahi, karena kehidupan mereka sudah sangat dramatis," kata penulis Shrabani Basu saat diwawancara BBC News Indonesia dalam rangkaian Ubud Writers and Readers Festival di Bali, akhir Oktober lalu.

Abdul pertama kali bekerja di rumah tangga kerajaan pada 1887, saat baru berusia 24 tahun dan Ratu Victoria berusia 68 tahun. Menurut Shrabani, kisah Abdul penting karena Abdul mengubah pandangan Victoria tentang Islam.

"Abdul sangat berpengaruh dalam mengubah pandangan Victoria tentang Islam. Sayangnya, Ratu tidak punya kewenangan untuk menentukan kebijakan negara," kata Shrabani.

(Baca juga: OKEZONE STORY: Terungkap! Ratu Victoria Lakukan Ini kepada Pria India yang Jadi Pembantunya)

Para pemeran film 'Victoria and Abdul'. (Foto: Getty Images)

Shrabani menegaskan bahwa hubungan Victoria dan Abdul bukanlah hubungan percintaan antara perempuan dan laki-laki.

"Tapi hubungan mereka memang bukan hubungan biasa. Ratu Victoria sampai belajar bahasa Urdu selama 13 tahun demi Abdul, mereka saling berkirim surat, dan Victoria menyebut dirinya ibu. Tapi kadang suratnya diakhiri dengan ciuman," kata Shrabani.

Dia menyebut bahwa kehadiran Abdul membawa semangat hidup untuk Victoria yang saat itu sudah berusia lanjut dan ditinggal mati suaminya. "Dia memberikan semangat baru, alasan hidup, dan aktivitas baru," kata Shrabani.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement