"Yang saya senang tegas tapi tak suka marah-marah. Karena ada yang bilangnya tegas tapi suka marah-marah, ada," imbuh Jokowi disambut gelak tawa dan tepuk tangan.
Menurut Jokowi, Indonesia memang membutuhkan pemimpin yang tegas dalam berbuat dan mengambil kebijakan. Selain itu, yang terpenting adalah pemimpin yang mau mendengarkan aspirasi rakyat. Namun, Jokowi tak mau menyamakan ketegasan seorang pemimpin ini sebagai sebuah sifat otoriter.
"Tapi tegas itu tidak sama dengan otoriter, ini beda dan tolong dibedakan," pungkas Jokowi.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.