Jokowi Ajak yang Marah-Marah Hijrah, TKN Bilang Bukan Cuma untuk Prabowo

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 08 November 2018 17:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 08 605 1975180 jokowi-ajak-yang-marah-marah-hijrah-tkn-bilang-bukan-cuma-untuk-prabowo-CcJYMDjFO0.jpg (Foto: Achmad/Okezone)

JAKARTA - Petinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga menyatakan ungkapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya terkait adanya tokoh yang bersikap tegas namun sering marah-marah adalah untuk mengingatkan seluruh politikus agar tetap santun dan bisa menjaga sikap.

"Artinya, Pak Jokowi itu ingin orang itu ya humble, menyampaikan dengan baik," katanya di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat. Kamis (8/11/2018).

Karena itu, Arya menilai tudingan pidato Jokowi yang dikait-kaitkan kepada sosok Prabowo Subianto adalah kesalahan. Menurutnya, Jokowi hendak mengajak kepada seluruh politikus agar bersifat rendah hati dan santun.

"Sebagai politikus senior menyampaikan dengan baik, enggak hanya Pak Prabowo, berlaku untuk yang lain. Sebagai seorang politikus ya harus begitu maunya, jadi pak Prabowo jangan GR lah," tuturnya.

(Baca Juga: Jokowi: Kita Harus Hijrah dari Suka Marah-Marah ke yang Sabar)

Hal senada yang diungkapkan Wakil Tim Kampanye Nasional (TKN), Abdul Kadir Karding yang mengatakan bahwa seorang pemimpin tidak boleh galak.

"Agar dalam memimpin itu di era sekarang ini tidak boleh galak, tidak boleh tempramen, tidak boleh grusa-grusu, tidak boleh bercanda dengan candaan yang tentang fisik, tentang agama, tentang warna kulit, dan sebagainya. Itu satu pesan," ucap Karding.

"Jadi sudah harus hijrah dari marah-marah ke sabar. Butuh kesabaran bagi pemimpin bangsa yang besar ini. Tidak perlu pesimis, optimisme harus kita bangun dan itu saya kira jadi bagian penting," tutup Karding.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini