Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Satpol PP Padang Amankan Ibu Ikat Anaknya di Pohon Beringin

Rus Akbar , Jurnalis-Jum'at, 09 November 2018 |14:53 WIB
Satpol PP Padang Amankan Ibu Ikat Anaknya di Pohon Beringin
(Foto: Rus Akbar/Okezone)
A
A
A

PADANG - Wajah yang polos dan baju yang kusam, Rehan bocah 11 tahun ini celingak-celinguk mengintip lalu masuk ke ruangan kerja di Markas Polisi Pamong Praja (Mapol PP) Kota Padang, Sumatera Barat di Jalan Tan Malaka.

Rehan ternyata tidak sendirian, dia bersama ibunya bernama Susi (46) dan saudara laki-lakinya yang sibuk menelefon. Mereka dibawa ke Mapol PP setelah Susi kedapatan mengikat anaknya di pohon beringin di depan Balai Kota Padang lama.

Rehan yang mengalami keterbelakangan mental tersebut terpaksa diikat ibunya yang sehari-hari berjualan asongan rokok di angkot yang mangkal di depan kantor pemerintahan tersebut. Rehan diikat memakai kain yang disambung-sambung sepanjang dua meter lebih pada bagian pinggangnya sehingga tak bisa kabur.

Foto: Rus Akbar/Okezone

“Sejak lahir dia seperti itu, dulu dia sempat lari sampai ke Pondok sekitar 2 kilometer dari lokasi penangkapan, kemudian ikut mobil Trans Padang, saya bingung menjaganya sementara saat seperti itu kami jualan asongan banyak pelanggan saya di lokasi itu,” kata Susi warga Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung di Mapol PP Padang, Jumat (9/11/2018).

(Baca juga: Viral Siswa SD di Sukabumi Disuruh Merokok oleh Guru)

Rehan merupakan anak ketiga dari tiga bersadara, dua kakaknya lahir secara normal, hanya Rehan yang mengalami keterbelakangan mental.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement