KINSHASHA – Lebih dari 200 orang dilaporkan telah tewas akibat wabah Ebola terbaru yang melanda Republik Demokratik Kongo. Jumlah korban akibat wabah Ebola ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah negara itu.
BBC mewartakan, sekikra setengah dari total korban yang tewas berasal dari Beni, sebuah kota berpenduduk 800 ribu orang yang terletak di wilayah Kivu utara. Berdasarkan informasi perkembangan terakhir dari kementerian kesehatan, 291 kasus Ebola telah dikonfirmasi dan tercatat menewaskan 201 korban jiwa.
BACA JUGA: Untuk Ke-10 Kalinya, Wabah Ebola Kembali Serang Kongo
Menteri Kesehatan Oly Ilunga Kalenga mengatakan, sejauh ini program vaksinasi telah diberikan kepada sekira 25.000 orang, namun aktivitas dari pemberontak bersenjata di wilayah itu yang terus mengganggu tim medis membuat proses vaksinasi terganggu. Pada September, vaksinasi di Beni dihentikan setelah kelompok pemberontak melancarkan serangan yang berlangsung selama beberapa jam.
Dia mengatakan, tim medis menghadapi "ancaman, serangan fisik, penghancuran peralatan dan penculikan".