nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Jiwa Wabah Ebola di Kongo Tembus 200 Orang, Terburuk dalam Sejarah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 11 November 2018 14:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 11 18 1976247 korban-jiwa-akibat-wabah-ebola-di-kongo-tembus-200-orang-terburuk-dalam-sejarah-8ab6J8TSHM.jpg Foto: Reuters.

KINSHASHA – Lebih dari 200 orang dilaporkan telah tewas akibat wabah Ebola terbaru yang melanda Republik Demokratik Kongo. Jumlah korban akibat wabah Ebola ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah negara itu.

BBC mewartakan, sekikra setengah dari total korban yang tewas berasal dari Beni, sebuah kota berpenduduk 800 ribu orang yang terletak di wilayah Kivu utara. Berdasarkan informasi perkembangan terakhir dari kementerian kesehatan, 291 kasus Ebola telah dikonfirmasi dan tercatat menewaskan 201 korban jiwa.

BACA JUGA: Untuk Ke-10 Kalinya, Wabah Ebola Kembali Serang Kongo

Menteri Kesehatan Oly Ilunga Kalenga mengatakan, sejauh ini program vaksinasi telah diberikan kepada sekira 25.000 orang, namun aktivitas dari pemberontak bersenjata di wilayah itu yang terus mengganggu tim medis membuat proses vaksinasi terganggu. Pada September, vaksinasi di Beni dihentikan setelah kelompok pemberontak melancarkan serangan yang berlangsung selama beberapa jam.

Dia mengatakan, tim medis menghadapi "ancaman, serangan fisik, penghancuran peralatan dan penculikan".

"Dua rekan kami di Unit Medis Respon Cepat bahkan kehilangan nyawa dalam serangan," tambahnya sebagaimana dilansir BBC, Minggu (11/11/2018).

BACA JUGA: Wabah Ebola di Kongo Mungkin Paksa WHO Umumkan Darurat Internasional

Pasukan Penjaga perdamaian PBB di negara itu telah meminta kelompok-kelompok bersenjata untuk tidak menghalangi para pekerja medis yang memerangi wabah Ebola.

Wabah Ebola telah beberapa kali melanda Kongo yang dilanda oleh perang sipil dan kekacauan politik dalam beberapa dekade terakhir. Wabah kali ini adalah yang ke-10 sejak pertama kali terjadi pada 1976.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini