JAKARTA – Seorang guru bernama Joko Susilo (54) dikeroyok oleh sejumlah siswa di SMK NU 03 Kaliwungu Kendal, Jawa tengah. Peristiwa yang terjadi pada Kamis 8 November 2018, terekam dalam video berdurasi 24 detik menjadi viral setelah diunggah akun gosip melalui Instagram dan ditonton 1.465.760 kali.
Dalam video tersebut, guru yang sebagian rambutnya sudah memutih itu, terlibat aksi pukul dan tendang melawan sekira lima anak yang didasarkan atas rasa ingin bercanda alias guyonan terhadap sang guru.
Sontak hal itu mengundang reaksi netizen. Banyak yang menganggap aksi guyonan para siswa tersebut kelewatan, karena mereka terlihat mengeroyok guru pria tersebut.
Berikut 6 fakta terkait guru dikeroyok sejumlah siswa di SMK NU Kendal yang berhasil dirangkum Okezone, Senin (12/11/2018) :
1. Awal Guru Dikeroyok Sejumlah Siswa di Kelas
Terjadi aksi keroyok yang dilakukan sejumlah siswa SMK NU Kendal kepada gurunya saat Mapel Gambar Teknik Otomotif yang diampu Joko Susilo. Hingga menjelang jam pelajaran tersebut, anak-anak ramai bercanda hingga saling melempar kertas.
(Baca Juga: Ini Kronologi Video Viral Guru Dikeroyok Siswa di SMK NU Kendal)
“Salah satu kertas tersebut ada yang mengenai Pak Joko. Selanjutnya Pak Joko meminta anak-anak untuk mengaku siapa yang melempar kertas tersebut tidak ada anak yang mengaku tetapi justru beberapa anak maju ke depan kelas untuk bercanda atau guyonan dengan harapan agar Pak Joko tidak marah-marah,” kata Kepala SMK NU 03 Kaliwungu, Muhaidin, dalam surat pernyataan yang dibuat hari ini, Senin (12/11/2018).
2. Pihak Sekolah Anggap Aksi Guru Dikeroyok Siswa hanya Guyonan
Kepala SMK NU 03 Kaliwingu, Muhaidin langsung membuat pernyataan tertulis usai insiden guru dikeroyok siswa ramai di jagad maya alias viral. Dia memberikan pernyataan bahwa perbuatan tersebut hanya sebatas bercanda atau guyonan.
“Peristiwa yang sedang viral tentang pemukulan guru oleh beberapa siswa adalah tidak benar,” kata Kepala SMK NU 03 Kaliwungu, Muhaidin, dalam surat pernyataan yang dibuat Minggu 11 November 2018.
Dia menjelaskan, mulai jam pelajaran 4 sampai 8 atau pukul 09.15 WIB hingga 13.20 adalah Mapel Gambar Teknik Otomotif yang diampu Joko Susilo. Hingga pada menjelang berakhirnya jam pelajaran tersebut, anak-anak ramai bercanda hingga saling melempar kertas.
“Salah satu kertas tersebut ada yang mengenai Pak Joko. Selanjutnya Pak Joko meminta anak-anak untuk mengaku siapa yang melempar kertas tersebut tidak ada anak yang mengaku tetapi justru beberapa anak maju ke depan kelas untuk bercanda atau guyonan dengan harapan agar Pak Joko tidak marah-marah,” tegasnya.
3. KPAI Anggap sebagai Kasus Bullying
Video pengeroyokan guru oleh sejumlah siswa yang beredar di media sosial disoroti Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra. Dia menyayangkan atas insiden pengeroyokan murid terhadap gurunya yang dianggap pihak sekolah sebagai tindakan guyonan atau candaan saja.
Menurutnya, dari video tersebut tidak terlihat sama sekali unsur bercandanya. Ia pun menggolongkan peristiwa ini sebagai aksi bullying di sekolah.
4. Di Balik Kasus Pengeroyokan, Siswa Mengaku Hanya Ingin Bercanda dengan Guru
Kepala SMK NU 03 Kaliwingu, Muhaidin mengatakan, Joko Susilo merupakan sosok guru yang senang bercanda saat proses pembelajaran. Tindakan Joko melakukan gerakan seperti orang yang akan berkelahi, membuat anak-anak justru semakin mendekati sang guru sambil tertawa-tawa.
(Baca Juga: KPAI Nilai Tak Ada Unsur Candaan dalam Pengeroyokan Guru oleh Siswa di Kelas)
“Karena pada dasarnya Pak Joko adalah guru yang suka bercanda dengan anak-anak pada saat pembelajaran. Tindakan tersebut ditanggapi reaktif oleh Pak Joko dengan melakukan gerakan seperti orang yang akan berkelahi sehingga membuat anak-anak semakin mendekati Pak Joko sambil tertawa-tawa menyentuh bagian tubuh Pak Joko. Bagian inilah yang berkesan seolah-olah menjadi tindakan pemukulan dan pengeroyokan terhadap guru,” beber Muhaidin.
5. Guru Diminta Lebih Tegas
Pengawas SMK/SMA Kendal, Langgeng Widodo mengatakan, saat ini Joko Susilo, Guru Gambar Teknik Otomotif di SMK NU 03 Kendal masih didampingi karena gaya mengajarnya yang suka bercanda.
Atas kepribadiannya tersebut, Langgeng minta agar Joko lebih tegas terhadap anak-anak dalam proses pembelajaran.
6. Siswa Pengeroyok Guru yang Viral Akhirnya Minta Maaf
Video pengeroyokan guru oleh sejumlah siswa yang viral di media sosial juga turut menjadi perhatian Bupati Kendal Mirna Annisa. Dia langsung memanggil siswa yang terlibat insiden tersebut dan meminta kepada yang bersangkuta minta maaf kepada orangtuanya dan sang guru.
Kelima siswa yang dianggap mengeroyok Joko Susilo, Guru Gambar Teknik Otomotif di SMK NU 03 Kendal tersebut sungkem sambil menangis dan berjanji kepada orangtua mereka tidak akan mengulangi perbuatannya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.