JAKARTA – Sebanyak 128 orang menjadi korban penipuan hoaks adanya lowongan pekerjaan sebagai karyawan di PT Kereta Api Indonesia (KAI). Nahasnya, mereka telah mengeluarkan uang senilai Rp20 juta kepada oknum tak bertanggung jawab terkait hal ini.
Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan, aparat kepolisian harus segera menangkap pelaku penyebar hoaks tersebut. Pasalnya, ratusan warga telah menjadi korban atas penipuan tersebut.
"Polri tindak tegas pembuat hoaks. Berikan mereka hukuman berat. Sudah meresahkan masyarakat," kata Edi kepada Okezone, Jakarta, Selasa (13/11/2018).
Edi yang merupakan Kriminolog Universitas Borobudur itu menjelaskan, faktor banyaknya warga yang termakan hoaks tersebut lantaran mudahnya menyerap informasi di media sosial (medsos).

Oleh sebab itu, Edi meminta kepada warga untuk lebih cerdas menelan informasi di dunia maya dan mencari kebenarannya kepada sumber yang terkait.
"Menurut penelitian Lemkapi tu terjadi karena masyarakat terlalu mudah percaya informasi dalam medsos. Kami minta masyarakat jangan mudah percaya begitu saja semua info dalam medsos," papar Edi.