nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Adul, Bocah Sukabumi yang Merangkak 3 Km ke Sekolah Ingin Bertemu Jokowi

Antara, Jurnalis · Rabu 14 November 2018 15:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 14 525 1977757 adul-bocah-sukabumi-yang-merangkak-ke-sekolah-ingin-bertemu-jokowi-YYGB6tShml.JPG Adul merangkak sejauh 3 kilometer untuk pergi ke sekolah (Foto: Putra Ramadhani Astyawan/Okezone)

SUKABUMI - Siswa difabel Muhklis Abdul Holik atau dikenal Adul yang merupakan pelajar kelas III SDN 10 Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menjadi inspirasi dimana harus merangkak untuk menuju ke sekolahnya yang jaraknya cukup jauh yang ingin bertemu Presiden RI, Joko Widodo.

"Saya ingin ketemu dan bersalaman dengan Presiden Jokowi," katanya di Sukabumi, Rabu (14/11/2018).

Untuk pergi ke sekolah, Adul harus merangkak sekitar tiga kilometer dari rumahnya karena tidak mempunyai kaki sejak lahir. Awalnya dari kelas 1 sampai kelas 2, bocah inspiratif ini datang ke sekolah dengan digendong orangtuanya.

Namun, saat masuk kelas 3, Adul ingin berangkat ke sekolah sendiri tanpa diantar oleh orangtuanya dan harus merangkak demi sampai ke sekolah. Usaha dan semangat bocah ini harus diacungi jempol serta tidak pernah mengeluh dengan kondisi tubuhnya yang tidak sempurna.

Bahkan, Adul pun tidak ingin ketergantungan dengan orang lain dan lebih mandiri dibandingkan dengan anak seumurannya yang panca inderanya normal.

(Baca juga: Keterbatasan Fisik Tak Halangi Semangat Adul Merangkak 3 Km ke Sekolah)

Adul Bocah Sukabumi

Setelah besar nanti, Adul pun ingin menjadi petugas pemadam kebakaran dan di tengah keterbatasan tersebut bocah ini tetap bisa bersaing dalam hal akademik di sekolahnya.

Kepala SDN 10 Cibadak, Epi Mulyadi mengatakan Adul merupakan bocah yang inspiratif, meskipun di tengah keterbatasannya ia tetap bersekolah dan semangat menuntut ilmu walaupun harus merangkak ke sekolah dengan melewati jalan yang terjal.

"Kita tidak memberikan motivasi kepada Adul, tapi Adul yang memberikan motivasi kepada kami dan rekan-rekannya karena kekurangan bukan merupakan hambatan untuk menggapai cita-cita," kata Epi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini