Puluhan penduduk di perbatasan Israel, sementara itu, menutup jalan sebagai bentuk protes terhadap apa yang mereka katakan sebagai "kurangnya aksi pemerintah Israel" dalam mengatasi ancaman serangan roket Palestina.
(Baca Juga: Perang Israel-Palestina: Mengapa Serangan Balas-membalas Makin Gencar?)
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membela keputusan gencatan senjata dengan mengatakan "saat keadaan darurat, ketika mengambil keputusan penting bagi keamanan, masyarakat tidak selalu perlu mengetahui pertimbangan yang memang harus disembunyikan dari musuh".
Di Gaza, warga merayakan gencatan senjata yang oleh Hamas dipandang sebagai suatu kemenangan. "Gerakan perlawanan telah membela diri dan membela rakyat melawan agresi Israel," kata pemimpin Hamas, Ismail Haniya.
Bentrokan terbaru dimulai setelah operasi terselubung pasukan khusus Israel di Gaza terungkap pada hari Minggu, sehingga memicu konflik yang menewaskan tujuh warga Palestina dan satu tentara Israel.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.