nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harimau Gunung Lawu Turun ke Permukiman, 18 Ekor Kambing Dimangsa

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 22 November 2018 22:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 22 512 1981414 harimau-gunung-lawu-turun-ke-permukiman-18-ekor-kambing-dimangsa-c0Kbd7WQXn.jpg Foto Istimewa

KARANGANYAR - Harimau kembali turun ke perkampungan warga dan memangsa kambing ternak milik warga.

Sebelumnya, hewan buas itu pernah turun kepemukiman warga di Tawangmangu, Karanganyar. Saat itu, hewan pemangsa daging ini telah memangsa 8 ekor kambing milik warga.

Kali ini, Harimau yang selama ini mendiami hutan di lereng Gunung Lawu, di laporkan muncul di kawasan Jatiyoso, Karanganyar, tepatnya di Dusun Gondang Rt 12 Rw 08, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso.

Harimau itu dikabarkan warga sudah turun dua kali ke pemukiman di dua dusun yang berbeda. Sama seperti saat turun di pemukiman warga di Tawangmangu, di dua dusun di Jatiyoso ini pun harimau itu juga memangsa hewan ternak kambing milik warga.

har

Total kambing yang telah dimangsa harimau sebanyak 18 ekor kambing milik Samino (50) warga Dusun Blanten Rt 01 Rw 08 Desa Wonorejo, Minem (55) warga Dusun Gondang telan, Rt 02,Rw 07, Desa Wonorejo, serta Suwito (45) Dusun Gondang telan, Rt 02,Rw 07, Desa Wonorejo.

Kapolsek Jatiyoso, Iptu Subarkah mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh, Sutarno, warga sekitar.

Menurut Subarkah, serangan harimau tersebut terjadi selama dua hari. Pada hari Rabu 21 Nopember 2018 warga melihat ada seekor harimau yang berlari dari dalam kandang kambing milik korban.

Setelah dilakukan pengecekan ke kandang korban ternyata kambing - kambing milik korban sudah mati dengan luka bekas terkaman di leher kambing.

Kemudian, pada Kamis 22 November 2018 sekira pukul 05.00 WIB, harimau itupun kembali terlihat di salah satu kandang milik warga. Dan saat mengetahui ada manusia, harimau yang telah memangsa kambing itu pun lari kehutan.

"Binatang buas tersebut tidak hanya sekali datang ke pemukiman penduduk terhitung sudah tiga kali datang ke pemukiman penduduk, meski berbeda dusun. Hingga saat ini warga masih terus siaga," jelas Subarkah, Kamis (22/11/2018).

Menurut Subarkah, kemunculan harimau dipemukiman warga membuat warga resah. Pasalnya, meski harimau ini termasuk hewan buas yang sangat berbahaya, namun mereka tak bisa berbuat apa-apa, mengingat harimau itu termasuk hewan yang dilindungi keberadaannya.

Kepada masyarakat Subarkah menghimbauan kepada warga dusun Wonorejo dan sekitarnya selalu waspada. Diduga, banyaknya binatang buas yang turun ke pemukiman penduduk akibat kebakaran hutan di sekitar Desa Wonorejo.

"Tetap waspada dan kita juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait (BKSDA) dalam menangani kasus harimau yang memangsa hewan ternak milik warga," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini