nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sepanjang 2018, Pengungkapan Kasus Sabu-Sabu di Sumsel Meningkat

Antara, Jurnalis · Kamis 22 November 2018 19:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 22 610 1981413 sepanjang-2018-pengungkapan-kasus-sabu-sabu-di-sumsel-meningkat-aNJaotlCrY.jpg Ilustrasi Pengungkapan Peredaran Narkotika Jenis Sabu (foto: Okezone)

PALEMBANG - Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan menyatakan pengungkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba terutama jenis sabu-sabu pada 2018 mengalami peningkatan yang cukup tinggi.

"Sepanjang 2017 berhasil diungkap puluhan kasus dengan barang bukti sekitar 5 kilogram sabu-sabu, sedangkan tahun ini mencapai ratusan kasus dengan barang bukti 33 kg," kata Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan, di Palembang, Kamis.

(Baca Juga: Oknum Polisi dan 6 Warga Pesta Narkoba, Sabu Senilai Rp1 Miliar Diamankan) 

Menurut dia, meningkatnya pengungkapan kasus tersebut membuktikan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu mendapat dukungan dari semua pihak dan lapisan masyarakat.

Pengungkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sebagian besar berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah dengan maraknya peredaran barang terlarang itu di lingkungan aktivitas dan tempat tinggal mereka.

Narkoba jenis sabu-sabu. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)	Narkoba jenis sabu-sabu. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone) 

Partisipasi masyarakat tersebut akan terus ditingkatkan sehingga bisa mempersempit ruang gerak pengedar dan penyalahguna narkoba serta memudahkan penegakan hukum. Aktivitas penggunaan dan peredaran narkoba berada di tengah-tengah masyarakat, tanpa adanya bantuan masukan informasi sulit terpantau oleh petugas yang jumlahnya terbatas.

Dia menjelaskan, dalam penegakan hukum terhadap orang-orang yang terlibat dalam jaringan bandar atau yang dapat menimbulkan korban kecanduan narkoba, diharapkan mendapat dukungan dari semua pihak dan lapisan masyarakat.

(Baca Juga: 57 Kg Sabu dan 66 Ribu Ekstasi Dimusnahkan BNN) 

Masyarakat harus mendukung penuh, jangan ada lagi reaksi dari kelompok tertentu menolak hukuman mati bagi orang-orang yang terbukti secara hukum sebagai pembuat, pemasok, dan pengedar narkoba dengan alasan bertentangan dengan hak asasi manusia (HAM).

Jika tindakan penegakan hukum secara maksimal hingga hukuman mati dipermasalahkan, justru mereka yang mempermasalahkan itu yang bertentangan dengan HAM karena membiarkan bandar dan pengedar untuk hidup dan meracuni generasi penerus bangsa, kata Kepala BNN Sumsel.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini