Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Identifikasi Jenazah Korban Jatuhnya Lion Air PK-LQP Resmi Ditutup

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Jum'at, 23 November 2018 |13:40 WIB
Identifikasi Jenazah Korban Jatuhnya Lion Air PK-LQP Resmi Ditutup
Proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air resmi ditutup. (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri resmi menutup proses identifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 di Perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Seluruh operasi DVI korban Lion Air dengan resmi saya nyatakan ditutup," kata Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Arthur Tampi dalam jumpa pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018).

(Baca juga: Jenazah Pilot Lion Air JT-610 asal India Akhirnya Berhasil Diidentifikasi)

Arthur mengatakan, operasi identifikasi DVI Polri resmi dihentikan setelah 24 hari berlalu. Dari 666 potongan tubuh yang diterima RS Polri, 125 jenazah berhasil diidentifikasi.

"Sejak tanggal 29 Oktober hingga hari ini kami sudah identifikasi 125 jenazah korban Lion Air," tutur Arthur.

Di sisi lain, pesawat Lion Air diketahui membawa 189 orang yang terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 orang anak, 2 bayi, dan 8 awak pesawat.

(Baca juga: Gugat Boeing, Keluarga Korban Lion Air JT-610 Tagih Ganti Rugi Ratusan Dolar AS)

Dari 125 jenazah yang teridentifikasi itu terdiri dari jenazah pria sebanyak 89 dan perempuan 36 orang. Sedangkan jika dilihat dari kewarganegaraannya, rinciannya WNI 123 korban dan WNA ada 2 orang yang berasal dari Italia dan India.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement