nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Ingin Tabok Pembuat Hoaks, Moeldoko: Bercanda, Jangan Terlalu Serius

Bayu Septianto, Jurnalis · Sabtu 24 November 2018 00:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 24 337 1982103 jokowi-ingin-tabok-pembuat-hoaks-moeldoko-hanya-bercanda-jangan-terlalu-serius-Xx3PaepmnM.jpg Moeldoko (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa gerah diserang isu hoaks, terutama soal tuduhan dirinya aktivis Partai Komunis Indonesia (PKI). Dirinya pun heran masih ada orang yang mempercayai isu tersebut. Saking gerahnya, suami Iriana itu sampai ingin menabok orang yang membuat isu-isu tersebut.

Menanggapi sikap Jokowi, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko menilai, pernyataan Jokowi hanyalah candaan yang tak perlu dianggap serius.

"Ooh, hanya bercanda. Jangan terlalu serius kalian," ujar Moeldoko di Jakarta, Jumat (23/11/2018).

(Baca Juga: Jokowi Geram Difitnah PKI: Mau Saya Tabok Orangnya)

Selain karena kesal dengan terpaan fitnah dan hoaks, menurut Moeldoko, Jokowi juga geram karena saat ini banyak politisi yang tak sehat dalam berpolitik. "Berpolitik itu bukan berarti dengan segala cara kan gitu," jelasnya.

 Jokowi

Mantan Panglima TNI itu meminta politisi untuk berpolitik dengan sehat yakni menyampaikan segala hal yang mendidik masyarakat, bukan malah menyampaikan informasi yang membuat bingung.

"Masyarakat jadi takut. Lama-lama kan persoalan hoaks itu akan repot semua kita itu," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi merasa gerah diserang isu hoaks, terutama soal tuduhan dirinya aktivis PKI. Jokowi heran masih ada orang yang mempercayai isu tersebut. Bahkan, kata Jokowi, ada 9 juta penduduk Indonesia yang mempercayai isu tersebut.

Dirinya mengaku sudah 4 tahun diserang isu PKI, hingga ingin mencari penyebar hoax tersebut.

"Coba di medsos, itu adalah DN Aidit pidato tahun 1955. La kok saya ada di bawahnya? Lahir saja belum, astagfirullah, lahir saja belum, tapi sudah dipasang. Saya lihat di gambar kok ya persis saya. Ini yang kadang-kadang, haduh, mau saya tabok, orangnya di mana, saya cari betul," papar Jokowi.

(Baca Juga: Jokowi Ucapkan Politisi Sontoloyo, Moeldoko Sindir Pihak yang Tersinggung)

Jokowi

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga meluruskan isu dirinya antek asing hingga kriminalisasi ulama. "Ada kriminalisasi ulama, saya tiap hari dengan ulama. Tiap hari, tiap minggu, keluar-masuk pondok pesantren, kok. Kriminalisasi yang mana? Jangan isu seperti ini yang dipercayai, berbahaya sekali kita nanti," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini