nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seorang Warga Tewas Terseret 200 Meter KA Bandara Kualanamu-Medan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa 27 November 2018 18:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 27 608 1983636 seorang-warga-tewas-terseret-200-meter-ka-bandara-kualanamu-medan-pdIB6qcJFL.jpg Kereta Kecelakaan (Ilustrasi)

MEDAN – Seorang warga berinisial JIS (36) tewas seketika setelah tubuhnya dihantam kereta api (KA) Bandara (Railink) jurusan Kualanamu-Medan. Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan kereta sekitar Jalan Elang, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Selasa (27/11/2018).

Tubuh dari warga Jalan Panca, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas itu terseret roda kereta. Korban diduga sengaja bunuh diri dengan menabrakkan dirinya ke kereta api.

loading...

 Baca juga: Hendak Putar Balik, Anggota TNI Tewas Tersambar KRL di Pasar Minggu

Hal itu berdasarkan keterangan saksi yang melihat korban sebenarnya bisa saja menghindar saat kereta datang.

 Kecelakaan Kereta (Okezone)

“Saya melihat dia sengaja mendekati rel. Dia bahkan sempat duduk dan melamun di atas rel. Enggak berapa lama terlihat kereta datang dari arah Kualanamu. Sempat membunyikan klakson juga. Dia pun sempat menghindar keluar dari rel. Tapi begitu kereta mendekat, dia malah balik ke rel dan tiduran. Alhasil tubuhnya digilas sama kereta,” kata Wak Marno (59), seorang pekerja bangunan yang menjadi saksi mata peristiwa tersebut.

Insiden tersebut sontak membuat warga di sekitar lokasi kejadian menjadi heboh. Mereka langsung mengerumuni jenazah korban.

Kepala Kepolisian Sektor Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengaku saat ini jenazah korban sudah dievakuasi ke RSU Pirngadi Medan. Polisi juga sudah menghubungi keluarga korban terkait insiden tersebut.

 Baca juga: Kereta Api Tabrak Mobil di Surabaya, 3 Orang Kritis

"Benar, korban tersambar kereta api jurusan Kualanamu menuju Medan dan tubuhnya terbawa sekitar 200 meter. Korban tewas di tempat dengan kondisi tubuh terpisah di tempat kejadian perkara. Sekarang sedang dijemput keluarganya dari RSU Pirngadi. Tadi (jenazah) sudah kita evakuasi ke sana,” tandasnya.

Kasus kematian yang melibatkan kereta api, baik karena kecelakaan maupun bunuh diri kerap terjadi di perlintasan kereta api di Medan. Salah satu pendorongnya adalah karena jalur kereta api di Medan sangat terbuka dan bebas di akses oleh masyarakat.

 Baca juga: Lokasi Tabrakan Maut Mobil vs KA Bangun Karta di Bekasi Rawan Kecelakaan

“Harusnya dengan semakin tingginya aktivitas perkerataapian di Medan, pemerintah dapat membatasi akses warga ke jalur kereta. Seperti yang sudah dilakukan di Jakarta. Kita berharap jalur layang yang sekarang sedang dibangun, bisa dipercepat operasionalnya, agar angka kecelakaan yang melibatkan kereta api, bisa terus ditekan,” ujar praktisi transportasi Kota Medan, Ebenezer Keliat.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini