nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesta Tembakau Gorilla, 5 Pemuda di Makassar Diringkus Polisi

Herman Amiruddin, Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 04:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 01 609 1985324 pesta-tembakau-gorilla-5-pemuda-di-makassar-diringkus-polisi-r1Dd37QDHc.jpg Ilustrasi.

MAKASSAR - Sebanyak lima pemuda digelandang oleh Timsus Polsek Rappocini, Makassar saat penggerebekan di dua rumah di Jalan Talassalapang dan Jalan Minasa Upa, pada Jumat 30 November 2018 sekira Pukul 01.00 Wita.

Kepolisian mengamankan keliamanya bersama sejumlah barang bukti beragam jenis narkoba, yakni 1 sachet berisi tembakau gorilla sintetis, 3 linting sisa pakai, sachet kosong dan 4 botol minuman keras dan sebuah gelas kecil.

Identitas kelimanya masing-masing berinisial AA (20) warga Jalan Bumi Sarindah, Kabupaten Gowa, A (19) warga Jalan Talassalapang, AK (23) warga Jalan Talassalapang, RW (24) warga jalan Ketilang dan SR (19) warga Jalan Ujung.

Ilustrasi.

Kapolsek Rappocini Kompol H. Supriadi Idrus melalui Panit II Reksrim Ipda Nurtjahyana mengatakan, penangkapan kelimanya bermula saat pihaknya memimpin langsung patroli wilayah untuk mengantisipasi kasus pencurian dan pemberatan, pencurian disertai kekerasan serta pencurian motor (3C).

"Ketika kami yang sementara berpatroli wilayah dan melintas di Jalan Talassalapang, seorang lelaki menampakkan gelagat mencurigakan. Untuk memastikan dugaan kami selanjutnya kami langsung menghampirinya lalu dilakukan penggeledahan badan. Hasilnya ditemukan di saku jaket dan saku celananya dua sachet yang diduga sisa paket tembakau gorilla. Lelaki A ini pun diintrogasi dan menyebutkan keterlibatan rekannnya," kata Ipda Nurtjahyana.

(Baca juga: Mahasiswa Nekat Edarkan Tembakau Gorilla ke Temannya)

Di hari itu juga, A digiring di dalam kamar yang digunakannya untuk berpesta. "Di dalam kamar tersebut kami mengamankan Abdul Halik dan menemukan tiga linting sisa pakai tembakau gorilla (sintetis), serta beberapa sachet kosong," jelasnya.

Tidak sampai disitu, dari kamar kemudian pengembangan berlanjut. Berdasarkan keterangan A,  barang haram tersebut ia beli dari seorang lelaki berinisial R.

Salah satu dari keduanya, yakni A yang diintrogasi menyebutkan jika barang haram yang dikonsumsinya itu dibeli dari R yang berdomisili di Jalan Minasa Upa.

"Kami bergerak dan tiba di lokasi kami mengamankan seorang lelaki bernama B. Dari tangan B kami mengamankan beberapa botol miras dan ditemukan pula tembakau gorilla yang disembunyikan dalam pembungkus rokok yang telah dibuang dekat tempat duduk," lanjutnya.

R yang juga berada di lokasi diamankan. Ada juga rekannya bernama SR, pemuda ini digeledah dan ditemukan barang bukti yang dikuasai berupa obat daftar G jenis tramadol.

"Itu kami temukan di saku celananya. Barang bukti kami rampungkan di lokasi selanjutnya menggiring kelimanya untuk diperiksa," ujarnya lagi/

R mengaku dirinya menjual tembakau gorilla ke A seharga Rp100 ribu.

"Barang haram diperoleh R itu, ia memesannya lewat media sosial Instagram. Kasusnya masih dalam pengembangan untuk mengejar pemasok barang haram tersebut," tutupnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini