nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Dihebohkan Penemuan Mayat Wanita Pakai Helm di Kebun

Bramantyo, Jurnalis · Minggu 02 Desember 2018 18:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 02 512 1985788 warga-dihebohkan-penemuan-mayat-wanita-pakai-helm-di-kebun-UXI0ljbbvz.jpg Warga dihebohkan temuan mayat wanita pakai helm di kebun (Foto: Bramantyo/Okezone)

BOYOLALI - Penemuan sesosok jasad wanita yang tergeletak di ladang Kampung Gatak RT 06 RW 02, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Minggu (2/12/2018) menggegerkan warga.

Informasi yang dihimpun Okezone, penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh Sunardi (59) warga Kampung Banjarsari RT 02/RW 01, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

Saat pertama melihatnya, saksi mata mengira wanita yang menggunakan baju dan kerudung merah itu orang kurang waras, lantaran saat sedang tertidur masih menggunakan helm di kepalanya.

"Semula ya saya kira orang sedang tidur apa orang gila. Enggak berani dekat saya, akhirnya saya panggil tetangga, Giyanto," jelasnya, Minggu (2/11/2018).

Saat mendekati wanita berkulit putih dan berkerudung tersebut, keduanya sempat memanggil, namun tidak ada respons sama sekali. Barulah keduanya sadar wanita itu sudah tidak bernyawa lagi.

Mereka akhirnya melapor ke pihak kepolisian, dan tak lama kemudian petugas dari Polsek Mojosongo bersama dokter Puskesmas dan Unit Identifikasi Polres Boyolali tiba di lokasi. Pemeriksaan sementara, wanita bercelana legging hitam itu korban pembunuhan yang kemungkinan sengaja dibuang di tengah ladang.

(Baca juga: Polisi Telisik Tempat Karaoke Iin Puspita Bekerja untuk Dalami Motif Pembunuhan)

Selanjutnya petugas membawa mayat tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah,(RSUD) Padanarang, Boyolali untuk autopsi agar mengetahui penyebab kematiannya.

Kepada awak media Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto sampaikan penelusuran awal diketahui korban adalah Eka Rakhma Aprilianti Ifada (24), warga Dukuh Ngadigunung, Desa Windusari, Kecamatan Windusari, Magelang.

"Dia tinggal ditempat kos di Kampung Surowedanan, Kelurahan Pulisen, Boyolali dan bekerja sebagai kasir di toko bangunan di kawasan Winog," ungkapnya.

Dilihat dari kondisi korban berhelm namun tidak ada motor di sekitar lokasi temuan mayat, dimungkinkan sebagai korban pembunuhan yang sengaja dibuang untuk menghilangkan jejak.

"Tapi eksekusinya bukan di lokasi penemuan," pungkas Willy.

Untuk sementara pihak kepolisian sudah memeriksa rumah kos milik korban dan mengamankan sejumlah barang pribadi. Bahkan kamera CCTV juga tak luput dari pemeriksaan pihak Kepolisian untuk mengetahui kondisinya sebelum ditemukan meninggal. Yakni kapan dan dengan siapa korban pergi dari rumah kos.

(aky)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini