nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hendak Tawuran, Ratusan Pelajar 2 Sekolah Diamankan Polisi

Fathnur Rohman, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 23:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 06 525 1987804 hendak-tawuran-ratusan-pelajar-2-sekolah-diamankan-polisi-fz6ZzYYjml.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

CIREBON - Tawuran antar pelajar kembali terjadi di Jalan Perjuangan Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (06/12/2018). Kali ini, ratusan pelajar dari salah satu SMK di Kabupaten Cirebon, melakukan aksi penyerangan ke salah satu SMK di Kota Cirebon.

Dalam tawuran tersebut, petugas kepolisian, TNI, Satpol PP Kota Cirebon serta dibantu warga sekitar berhasil melerai dan mengamankan ratusan pelajar yang terlibat aksi tersebut.

Pembina Osis dari salah satu SMK di Kabupaten Cirebon, Endang Setiawati menuturkan, pemicu terjadinya aksi penyerangan itu dilatarbelakangi rasa balas dendam. Menurut Endah, ratusan siswanya itu tidak terima, karena sebelumnya ada dua pelajar di sekolahnya menjadi korban penamparan dan pelemparan batu.

"Kemarin, ada salah satu siswi taruni kami, setelah kegitatan di sekolah, mobil angkutan umum yang ditumpanginya diberhentikan. Ia lalu ditampari oleh siswa laki-laki dari sekolah sana. Satu siswa kami pun jadi korban pelemparan batu," ungkap Endah kepada Okezone, Kamis (6/12/2018).

 tawuran

Endah sendiri berjanji, pihaknya akan menenangkan ratusan siswanya. Ia mengungkapkan, ratusan pelajar yang terlibat aksi penyerangan tersebut tidak semuanya berasal dari sekolahnya.

“Saya berjanji akan menenangkan anak-anak saya. Semalam saya berkoordinasi dengan ketua osis dan beberapa anak lainnya untuk menenangkan teman-temannya. Karena semua merasa marah,” ujarnya.

Dari informasi yang diterima Okezone di lapangan, aksi penyerangan tersebut diduga diotaki oleh alumni salah sekolah. Bahkan petugas berhasil meringkus oknum alumni itu seusai tawuran berlangsung.

 tawuran

Sementara itu, Kapolsek Utara Barat Polresta Cirebon AKP Ali Mashar mengatakan, pihaknya akan mengundang kedua sekolah terkait aksi tawuran tersebut. Ia mengaku, jika dirinya belum mengetahui secara persis, pemicu dari terjadinya aksi tawuran tersebut.

"Kedua kelompok pelajar tersebut sering terlibat tawuran. Penyebabnya kami belum tahu, " kata Ali.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini