nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ombudsman DKI Sebut Pintu Keluar JPM Tanah Abang Tempat Mangkal Copet

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 22:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 07 338 1988326 ombudman-dki-sebut-pintu-keluar-jpm-tanah-abang-tempat-mangkal-copet-yVbtnwAd4F.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Ketua Ombudsman Perwakilan DKI Jakarta, Teguh Nugroho menyayangkan lokasi pintu keluar jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sebab, di sana merupakan tempat mangkalnya para pencompet.

"Kekhawatiran dari pada pedagang dan masyarakat itu tadi pintu ke KS Tubun atau ke blok G itu tempat mangkal copet copet," kata Teguh di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Ia berharap, Pemprov DKI bekerja sama dengan aparat kepolisian dan menerjunkan personel Satpol PP yang banyak di sana. Sehingga, keamanan pejalan kaki akan terjaga.

"Jadi nanti minta di jaga lebih baik, dikhawatirkan kalau copet-copet disana itu tidak di amankan, nanti orang takut lewat skybridge," ujarnya.

 (Baca juga: Senin, Pedagang Jatibaru Mulai Bisa Berjualan di Jembatan Penyeberangan Multiguna Tanah Abang)

tanah

Tak hanya itu, Ombudsman jiga menyoroti jembatan tersebut tak memiliki bangku atau kursi. Menurutnya, jembatan yang panjangnya 385 meter itu harus diisi bangku atau kursi yang bisa digunakan untuk pejalan kaki.

"Karena kita khawatir lansia dan disabilitas perlu istirahat susah dan jarak ini kan jauh," jelasnya.

Teguh juga menyoroti keberadaan toilet yang hanya sedikit dan berjarak cukup jauh. Ia khawatir akan antrean bagi warga yang ingin gunakan fasilitas tersebut.

"Disini tambahan toilet juga sepertinya masih kurang, dan terlalu jauh," terangnya.

sky

 (Baca juga: Ini Kendala Pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna di Tanah Abang)

Selain itu, ia juga meminta untuk lebih banyak menaruh papan informasi agar tak menyesatkan warga yang melintas.

Sebagaimana diketahui, JPM atau Skybridge Tanah Abang mulai diujicoba hari ini. Pembukaan jembatan tersebut dapat menghubungkan warga mulai dari Jalan Jati Baru, Stasiun Tanah Abang hingga Blok F dan G Pasar Tanah Abang.

Kapasitas JPM dapat menampung 446 pedagang. Sementara dari pendataan Ombudsman jumlah pedagang yang melapak di Jalan Jatibaru sebanyak 650 pedagang. Sehingga, bagi pedagang yang tak kebagian lapak di JPM bakal ditempatkan di Pasar Blok F Tanah Abang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini