nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dahsyatnya Puting Beliung Melanda Batam, Penerbangan Terganggu

Aini Lestari, Jurnalis · Selasa 11 Desember 2018 17:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 11 340 1989819 puting-beliung-terjadi-di-batam-penerbangan-terganggu-Nlj3z3WCFc.jpg Ilustrasi

BATAM - Hujan deras disertai angin dan petir melanda Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Selasa (11/12/2018) siang. Cuaca ekstrem ini juga mengakibatkan fenomena puting beliung di sekitar daerah Kabil.

Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim, Suratman mengatakan, pihaknya melihat adanya awan comolonimbus yang menyebabkan angin puting beliung di daerah Kabil. "Kami minta agar warga yang tinggal di sekitar Kabil untuk berhati-hati," katanya.

Atas fenomena tersebut, lanjut Suratman, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah di Kepri. Dan untuk Batam berpotensi terjadi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di sekitar wilayah Nongsa, Galang dan Sei Beduk.

"Potensi ini juga bisa terjadi hingga ke Tanjungpinang, Bintan Pesisir, Mantang, Gunung Kijang, Taopaya, Teluk Bintan, Sri Koala Lobam, Bintan Utara dan sekitarnya," ujar Suratman lagi.

Potensi ini juga membuat Suratman menghimbau kepada seluruh pengguna jasa laut agar berhati-hati. Pasalnya, awan colomonimbus ini sangat berpotensi terjadi di laut.

Saat disinggung terkait korban jiwa atau kerusakan akibat angin puting beliung ini, Suratman mengaku belum dapat memastikan hal tersebut. "Kami belum bisa pastikan soal itu," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso mengaku, angin puting beliung ini sempat menggangu penerbangan di Bandara Hang Nadim. Beberapa pesawat terpaksa menunda pendaratan akibat angin kencang dan hujan lebat tersebut.

"Ada dua penerbangan yang sempat tertunda pendaratannya, yakni Lion Air dari Surabaya pukul 14.20 wib dan dari Yogyakarta pukul 14.25 wib," katanya.

Suwarso menjelaskan, kedua pesawat ini sempat berputar-putar di langit Batam lebih kurang selama 10 menit sebelum akhirnya mendarat saat cuaca sudah stabil. "Penundaan pendaratan ini karena hujannya sangat lebat saja. Bukan karena faktor lain," kata Suwarso lagi. 

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini