
Tak hanya melakukan penyerangan, dilanjutkan Ferdy, para pelaku yang nampak beringas memanfaatkan situasi itu dengan merampas handphone dan dompet milik kelompok korban. Usai melakukan aksinya, mereka lalu melarikan diri meninggalkan korban yang tergeletak bersimbah darah.
"Para tersangka ini merampas pula dompet dan handphone, kemudian melarikan diri. Lantas saksi yang berada di lokasi kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Assobirin, karena banyak darah yang keluar dari bagian arteri paha kirinya, korban dinyatakan meninggal dunia sebelum sampai ke rumah sakit," jelas Ferdy.
Mendapat laporan itu, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian. Berdasarkan penyelidikan, keterangan saksi, hingga rekaman Close Circuid Television (CCTV) di lokasi menyebutkan, jika kelompok pelaku mengarah ke Komplek YPK, Kampung Baru Jelupang, Serpong Utara, di mana merupakan tempat tinggal otak pelaku penyerangan berinisial ADP (16).
Dikatakan Ferdy, di kediaman ADP, sebanyak 9 orang dari total 11 pelaku berhasil diamankan. Mereka adalah, AAM (17), Riki Ramly alias Alex (19), MRH alias R (15), AM (17), ADP (16), AGH (15), MRS (17), DAS (16), RI (17). Sedangkan mereka yang masih buron berinisial RATP (17) dan AP (16).
"Ada 9 tersangka yang berhasil kita amankan, dua tersangka lainnya masih berstatus DPO," imbuhnya.