nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trump Perintahkan Pentagon Bentuk Komando Ruang Angkasa AS

Thasyanur Azizah, Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 16:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 19 18 1993492 trump-perintahkan-pentagon-untuk-bentuk-komando-ruang-angkasa-as-vPdsxCS96r.jpg Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Selasa, 18 Desember 2018, telah mengeluarkan perintah kepada Departemen Pertahanan untuk membentuk Komando Luar Angkasa AS. Komando ini nantinya memiliki kendali secara menyeluruh terhadap operasi militer AS di luar angkasa.

Keinginan Trump untuk membangun pasukan luar angkasa sebagai angkatan bersenjata keenam AS ini telah diutarakan sejak Juni lalu. "Sekadar kehadiran Amerika di ruang angkasa, tidaklah cukup. Kita harus menciptakan dominasi Amerika Serikat di luar angkasa," kata Trump ketika itu di Gedung Putih.

"Saya mengarahkan pembentukan, konsisten dengan hukum Amerika Serikat, dari Komando Luar Angkasa Amerika Serikat sebagai Komando Gabungan Berstatus fungsional," kata Trump dalam sebuah memorandum yang telah ia tanda tangani kepada Menteri Pertahanan Jim Mattis sebagaimana dilansir Straits Times, Rabu (19/12/2018),

Trump juga meminta Menteri Pertahanan merekomendasikan para perwira untuk masuk ke dalam nominasi Komandan dan Wakil Komandan Komando Luar Angkasa Amerika Serikat.

Badan baru ini menjadi cabang militer keenam bersama Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Penjaga Pantai, dan Korps Marinir.

Dikutip dari CNN, Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan kebijakan mengenai perintah pembentukan pasukan luar angkasa ini tidak akan berakhir di sini.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Reuters)

"Pada hari-hari mendatang, Presiden Trump juga akan menandatangani arahan kebijakan baru yang akan meletakkan rencana dan jadwal kami untuk menciptakan cabang keenam angkatan bersenjata yang baru, Angkatan Luar Angkasa AS," kata Pence.

Pence menjelaskan, militer AS akan menggunakan dasar-dasar yang telah disediakan oleh Angkatan Udara AS dan membangun angkatan keenam itu dengan "para profesional antariksa dari setiap cabang."

"Sementara kami melakukan tindakan ini untuk memastikan keamanan negara kami, dan masa depan kami, kami akan mengikuti tradisi terbaik di masa lalu," kata Pence.

Komando Luar Angkasa baru hanya akan menjadi komando pejuang ke-11 Pentagon, bergabung dengan barisan Komando Pusat, yang mengawasi operasi militer di Timur Tengah, dan Komando Operasi Khusus, yang mengawasi pasukan elite yang dikenal sebagai Pasukan Operasi Khusus.

(Baca Juga : Jumlah Imigran Ilegal yang Ditahan di AS Meningkat)

Dalam serangkaian tweet yang dibuat Wakil Menteri Pertahanan Patrick Shanahan, dikatakan pembentukan Komando Luar Angkasa adalah "langkah penting" dalam kemampuan Amerika untuk mengelola ruang sebagai domain perang-pertempuran.

"Komando Luar Angkasa AS akan memungkinkan kita untuk mempercepat kemampuan ruang kita untuk membela kepentingan nasional kita dan mencegah musuh kita," katanya.

Shanahan menambahkan, Pentagon sedang mengerjakan proposal legislatif yang akan memenuhi keinginan Trump untuk membentuk Angkatan Luar Angkasa yang terpisah.

(Baca Juga : Trump Sebut Menteri Dalam Negeri Zinke Akan Keluar di Akhir Tahun)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini