nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puluhan Jenazah Korban Tsunami Ditemukan di Aceh Besar

Windy Phagta, Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 20:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 19 340 1993591 puluhan-jenazah-korban-tsunami-ditemukan-di-aceh-besar-47luUiKTBM.jpg Jenazah korban tsunami ditemukan di Lamseunong Lama, Kahju, Aceh Besar (Windy Phagta/Okezone)

BANDA ACEH - Sebanyak 45 jenazah ditemukan di Dusun Lamseunong Lama, Gampong (Desa) Kahju, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (19/12/2018). Jenazah tersebut diyakini sebagai korban saat tsunami menerjang pesisir Aceh pada Minggu 26 Desember 2004.

Penemuan jenazah berawal saat tukang bangunan menggali tanah di sekitar perumahan tersebut untuk membuat pembuangan air, Selasa sore kemarin. Tiba-tiba dia menemukan jenazah yang terbalut plastik hitam.

Dia lantas meminta rekannya menutup kembali galian tersebut agar keesokannya bisa digali lagi bersama warga untuk difardhukifayahkan dan kebumikan dengan layak.

Hari ini, warga bersama aparat kepolisian dan TNI melanjutkan menggali dan menemukan lebih dari satu jenazah. Akhirnya alat berat (becho) dikerahkan ke lokasi untuk membantu penggalian.

(Baca juga: Mengenang Tsunami Aceh

Kepala Dusun Lamseunong Lama, Nisam mengatakan bahwa jenazah tersebut sudah sulit dikenali karena hanya tinggal tulang belulang.

 

(Foto Windy/Okezone)

Namun, warga kemudian mengafani jenazah-jenazah itu lalu menyalatinya secara berjamaah sebelum dikuburkan kembali di lokasi lain, karena lokasi semula dipakai untuk pembangunan.

“Kita akan kuburkan kembali di desa kita, ini kan mayatnya sudah tinggal tulang, jadi sulit kita kenali,” kata Nisam kepada wartawan.

Setelah penguburan nanti, warga setempat akan menggelar doa bersama. Sementara alat berat masih bekerja di lokasi untuk mencari kemungkinan adanya jenazah lain.

(Baca juga: Jejak Kelam Tsunami Aceh untuk Dunia)

Nisam menyebutkan, selama ini tidak ada tanda-tanda bahwa lokasi tersebut merupakan kuburan massal.

Dari 45 jenazah yang ditemukan, 24 di antaranya diyakini sebagai laki-laki, 16 perempuan dan lima bayi serta balita.

(Baca juga: Siapkah Aceh bila Tsunami Datang Lagi?)

Hingga magrib, baru empat jenazah yang teridentifikasi yakni Mariam Husin asal Ulee Jurong Baroh, Simpang Tiga, Kabupaten Pidie (berdasarkan KTP Merah Putih); Sri Yunida SH, perempuan warga Perum Pola Blok F Kahju; Faizal Reza asal Idi, Aceh Timur; Burhanuddin warga Lambada Lhok, Baitusalam, Aceh Besar.

 

Gampong Kahu yang berada di pesisir Selat Malaka merupakan salah satu desa terparah dilanda tsunami pada 2004 lalu. Masih banyak warga yang hilang pascatsunami dan belum ditemukan jenazahnya.

(Baca juga: Kisah Gubernur Aceh yang Nyaris Menjadi Korban Tsunami)

Kepala Badan Penanggulang Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek mengatakan saat tsunami 14 tahun silam, hampir 85 persen warga Desa Kahju menjadi.

(Baca juga: Tsunami Berlalu, Banyak Potensi di Aceh Belum Tergarap)

“Lokasi ini kemungkinan kuburan massal yang dibuat oleh para relawan pada masa darurat tsunami lalu,” ujar Dadek.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini