Lebih lanjut, Anna menjelaskan bahwa selama setahun menjabat sebagai Danramil, dirinya berupaya membangun komunikasi ke seluruh kampung yang ada di empat distrik. Pada bulan Februari 2018, bersama dengan anggota, dengan menempuh delapan jam perjalanan mengunjungi Kampung Sawabum yang bertahun-tahun belum pernah dikunjungi oleh Koramil.
“Akses ke kampung itu baru dibuka, untuk menuju ke kampung tersebut harus naik buldoser dari jam 11.30 sampai 15.30 WIT. Kondisi di sini masih dapat dikatakan memperihatikan, sehingga bersama dengan aparat lainnya (Pemerintahan dan Kepolisian) serta Satgas Pamtas, kita bahu-membahu membangun berbagai hal untuk kepentingan masyarakat,” papar Anna.
Adapun yang menjadi motivasinya, menurut dia, lantaran dirinya betul-betul sadar bahwa Papua merupakan tanah kelahiran yang harus dibangun agar tidak tertinggal dengan wilayah yang lainnya.
"Jika bukan kita, siapa lagi dan jika tidak sekarang kapan lagi. Itu yang selalu terbayang dalam benak saya, untuk berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas bagi saudara-saudara kita disini. Apalagi saat ini, dapat dikatakan saya memiliki kewenangan dalam membina wilayah," tegasnya.