nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Makanan Mengandung Pengawet Mayat Ditemukan di Yogyakarta

Kuntadi, Jurnalis · Jum'at 21 Desember 2018 01:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 20 510 1994154 makanan-mengandung-pengawet-mayat-ditemukan-di-yogyakarta-lbXmlBt3az.jpg Petugas sedang uji tes makanan yang dinilai mengandung zat berbahaya. Foto: Okezone/Kuntadi

GUNUNGKIDUL - Badan Pengawas Obat dan makanan (BBPOM) DIY menemukan makanan yang mengandung bahan rhodamin B dan juga pengawet borak. Rhodamin merupakan zat kimia yang dipakai untuk pewarna tekstil ataupun kertas. Sedangkan borak dipakai mengawetkan mayat.

Makanan ini ditemukan oleh BPOM saat menggelar pantauan makanan dan harga di Pasar Playen, Gunungkidul, Kamis (20/12/2018). Pantauan dilakukan bersama dengan Tim Pengendai Inflasi Daerah (TPID) DIY dan Gunungkidul yang melakukan pantauan menjelang Natal dan Tahun Baru.

BPOM mengambil 12 sampel makanan yang diambil secara acak dari pedagang. Khususnya pada makanan yang memiliki warna yang mencolok. Hasilnya dari pengujian pretest ditemukan tiga makanan yang positif mengandung rhodamin B dan satu yang mengandung borak. Makanan yang diambil sampelnya adalah kerupuk dengan warna yang cukup mencolok.

"Dari 12 sampel ada empat yang positif mengandung bahan berbahaya rhodamin B dan borak," jelas Diah Cahyono Wati, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi BPOM Yogyakarta, di sela pantauan harga di Pasar Playen.

Temuan ini, sebenarnya bukan kali pertama oleh tim. hampir setiap ada pantauan menjelang Natal dan Tahun Baru ataupun menjelang Idul Fitri selalu ada makanan yang berbahaya seperti ini. Padahal dalam setiap pengawasan, petugas terus melakukan sosialisasi baik kepada pedagang dan kepada konsumen.

"Kita memang kesulitan mencari produsennya. Sementara sosialisasi kita seperti tidak mempan (berhasil mempengaruhi)," terangnya.

BPOM mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadarannya dalam mengkonsumsi makanan. Masyarakat harus sadar jika makanan yang mengandung rhodamin berbahaya dan bisa menimbulkan kanker. Sebenarnya caranya cukup mudah mengenali, dengan tidak membeli makanan yang memiliki warna yang mencolok.

"Kalau ada makanan berwarna mencolok, patut diduga itu mengandung zat berbahaya," jelasnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini