Sementara Kepala Sekolah Indonesia Riyadh Abdulloh Syifa mengatakan ada satu kelas yang terpaksa belajar di salah satu ruangan di ruang bawah tanah, meskipun hal itu melanggar aturan yang ditetapkan Kerajaan Arab Saudi.
"Namun, kami tetap semangat memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia yang ada di Riyadh," katanya.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan para guru di Sekolah Indonesia Riyadh adalah para pelayan pendidikan anak-anak Indonesia.
"Bila Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud adalah pelayan dua kota suci umat Islam, para guru adalah pelayan pendidikan anak-anak Indonesia," katanya.
Sekolah Indonesia Riyadh memiliki 283 murid mulai dari taman kanak-kanak hingga kelas XII yang dilayani 26 guru dan tenaga pendidik.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.