TKN Jokowi-Maruf: Tes Baca Alquran Jangan Dijadikan Syarat Formal

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 30 Desember 2018 18:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 30 605 1997822 tkn-jokowi-maruf-tes-baca-alquran-jangan-dijadikan-syarat-formal-AlvcgQQnQs.jpeg Foto: Okezone

JAKARTA - Dewan Ikatan DAI Aceh mengusulkan adanya tes baca Alquran bagi kedua pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden agar hadir baca Alquran di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Januari 2019.

Merespon hal itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hajriyanto Thohari menilai tak perlu mengembangkan terkait syarat-syarat terhadap capres-cawapres

"Melihat syarat-syarat capres dan cawapres sebagaimana tercantum dalam UUD 1945, di dalam aturan tentang Pilpres dan di dalam peraturan-peraturan KPU, itu sudah lebih dari cukup untuk menjadi syarat bagi seorang capres," ujar Hajriyanto di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Minggu (30/12/2018).

 (Baca juga: TKN Jokowi-Ma'ruf: Tes Baca Alquran Harapan Masyarakat Aceh yang Harus Didengar)

"Karena itu sebaiknya kita tidak mengembangkan lebih lanjut secara tanpa kendali dengan menambah persyaratan-persyaratan bagi capres dan cawapres dengan berbagai usul dan pikiran-pikiran," tambahnya.

 joko

Oleh karena itu, dirinya berharap terhadap adanya usulan tes baca Alquran bagi kedua pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden tidak untuk dijadikan sebagai syarat formal. Seban sudah jelas syarat formal sudah ada di dalam UUD 1945.

“Itu berlaku bagi diri pribadi pemilih masing-masing bukan lalu harus di tambahkan secara formal dalam bentuk persyaratan,” pungkasnya.

 (Baca juga: Usulan Tes Baca Alquran kepada Paslon Capres/Cawapres, Ini Tanggapan PDIP)

Sebelumnya diberitakan, Dewan Ikatan DAI Aceh mengusulkan adanya tes baca Alquran bagi kedua paslon. Mereka mengundang Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga untuk hadir baca Alquran di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Januari 2019.

Usulan dari Dewan Ikatan DAI Aceh tersebut bertujuan untuk mengakhiri polemik keislaman Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga. Selain itu, tes Alquran juga dinilai untuk meminimalkan politik identitas yang sudah terlanjur dilakukan oleh pendukung kedua pasangan calon.

 joko

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini