nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bom Palsu Dekat Mapolres Cilacap Berupa Kabel, Paku, dan Baterai

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 01 Januari 2019 22:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 01 512 1998720 bom-palsu-dekat-mapolres-cilacap-berupa-kabel-paku-dan-baterai-XKj9Op6AyS.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SEMARANG - Polisi masih mendalami kasus penemuan benda mencurigakan di depan pintu masuk RS Islam Fatima yang bersebelahan dengan Mapolres Cilacap. Tas kardus yang dibungkus plastik berwarna kuning itu berisi sejumlah benda seperti kabel, paku, baterai, dan barang lainnya.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung bergerak cepat dengan menerjunkan satu tim Jibom Subden Composite Unit 3 Banyumas berjumlah tujuh personel. Mereka segera menangani benda mencurigakan yang diduga bom tersebut.

“Objek telah berhasil dicerai-berai ditemukan isinya tiga buah paralon panjang 33 sentimeter diameter 1,5 inchi, dua buah kabel berwarna merah dan biru panjang 10 sentimeter,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Agus Triatmaja, Selasa (1/1/2019).

 ddd

Selain itu, juga terdapat sebuah baterai warna silver A2, paku sejumlah 44 buah ukuran 5, dua buah jam beker kecil, potongan kardus lakban dan kresek, serta campuran pasir dan genteng. Semua barang bukti itu kemudian diserahkan kepada Inafis Polres Cilacap untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Benda tersebut tidak terangkai sebagai sebuah bom. Tidak ditemukannya inisiator (detonator) pada barang yang ditemukan. Tidak ditemukan bahan peledak hanya pasir, semen putih, dan pecahan genteng,” cetusnya.

 (Baca juga: Awal Tahun, Bom Palsu Ditemukan di Dekat Mapolres Cilacap)

Kesimpulan sementara benda mencurigakan itu bukan bom. Meski demikian, petugas tetap akan melakukan penyelidikan sembari menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri, sekaligus mengejar pelaku.

“Belum dapat dikatakan sebagai bom, namun kami tetap menunggu hasil resmi pemeriksaan dari Labfor. Disimpulkan sementara ini sebagai fake bomb. Tetap akan dilakukan pendalaman di TKP dan pengejaran terhadap pelakunya,” tandas dia.

 no

Penemuan benda mencurigakan itu awalnya diketahui oleh seorang warga bernama Yulianto (28). Warga Jl. Teri RT 3/14 Kecamatan Cilacap Selatan Kabuoaten Cilacap itu mengaku tengah menunggu pasien di RSI Fatimah Cilacap.

“Sekira pukul 03.00 WIB, ada seorang pelapor yang datang di SPKT Polres Cilacap bernama Yulianto,” kata Agus.

“Yang bersangkutan melaporkan bahwa telah menemukan tas kardus dibungkus kresek berwarna kuning. Terletak di seberang jalan depan pintu masuk RS Islam Fatima yang bersebelahan dengan Mapolres Cilacap,” terangnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini