BANGKOK – Badan Meteorologi Thailand memperkirakan kedatangan badai tropis yang akan menghantam pantai selatan Thailand dengan membawa hujan lebat dan menyebabkan kenaikan permukaan air laut. Merespons laporan tersebut, pihak berwenang telah mengevakuasi puluhan ribu wisatawan dari pulau-pulau destinasi wisata Thailand sejak Rabu.
Diwartakan AFP, Jumat (4/1/2019), hujan deras telah mengguyur daerah di sekitar Teluk Thailand pada Kamis pagi menjelasng kedatangan Badai Tropis Pabuk yang diperkirakan terjadi pada Jumat. Otoritas setempat telah memperingatkan bahwa hujan lebat, angin kencang, dan ombak besar diperkirakan terjadi di 16 provinsi ketika badai itu terjadi.
“Akan ada hujan lebat dan kami harus bersiap menghadapi banjir yang berdampak pada transportasi,” kata Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha. "Kami sudah siap, tetapi jika curah hujan tinggi, kami perlu waktu untuk menyelesaikan masalah."
Badan Meteorologi Thailand mengatakan badai itu akan menghantam pantai timur selatan Thailand dari Kamis hingga Sabtu, dengan Provinsi Surat Thani dan Nakhon Si Thammarat diperkirakan akan terkena dampak paling besar. Surat Thani menaungi pulau-pulau wisata populer Koh Samui, Koh Tao dan Koh Phangan.
Badai Pabuk diperkirakan bergerak ke arah barat menuju Teluk Thailand dengan kecepatan angin maksimum 65 kilometer per jam. Gelombang setinggi 3 sampai 5 meter diprediksi muncul di Teluk Thailand, juga gelombang setinggi 2-3 meter di Laut Andaman, pantai barat Thailand.
Peringatan adanya angin kencang dan badai di sisi teluk mengharuskan semua kapal tetap berlabuh di darat sampai Sabtu.
Industri pariwisata Thailand Selatan adalah penghasil uang yang besar, dan pihak berwenang telah menjadi sangat sensitif terhadap keselamatan pengunjung sejak Juli lalu, ketika 47 wisatawan China tenggelam karena kapal yang mereka tumpangi karam di laut lepas dekat tempat wisata populer Phuket di Laut Andaman.