Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BNPB: Gunung Anak Krakatau Tidak Akan Meletus Seperti Ibunya

Muhamad Rizky , Jurnalis-Jum'at, 04 Januari 2019 |11:34 WIB
BNPB: Gunung Anak Krakatau Tidak Akan Meletus Seperti Ibunya
Gunung Anak Krakatau meletus (Courtesy Susi Air)
A
A
A

JAKARTA – Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Lampung hampir tiap hari meletus. Kamis kemarin tercatat terjadi 37 kali letusan dan 42 kali gempa hembusan dan tremor menerus. Kemudian pada dini hari hingga pagi tadi ada 13 kali letusan. Masyarakat diminta tetap tenang.

Pada letusan kemarin terpantau asap kawah bertekanan sedang-kuat, warna putih, kelabu dan hitam, intensitas tebal menyembur setinggi 2.000 meter dari puncak kawah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyatakan bahwa Gunung Anak Krakatau masih berstatus Siaga atau level III. “Daerah berbahaya di dalam radius 5 kilometer. Masyarakat diimbau tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Jalur pelayaran Merak-Bakaheuni aman. Tidak terpengaruh letusan,” katanya melalui akun Twitter @Sutopo_PN, Jumat (4/1/2019).

Sutopo mengunggah sebuah grafik histogram kegempaan Gunung Anak Krakatau lalu menjelaskan maksudnya bahwa selalu ada jeda waktu istirahat beberap hari kemudian meletus beruntun dari Gunung Anak Krakatau. Jika ada letusan baru, itu sudah perilaku Gunung Anak Krakatau. PVMBG terus memantau aktivitas vulkanik GAK.

“Gunung Anak Krakatau tidak akan meletus seperti ibunya (Gunung Krakatau) tahun 1883. Jika ditemukan ada retakan saat ini. Itu wajar pada gunungapi pascaletusan. Percayakan pada PVMBG selaku otoritas pemantau gunungapi. Mereka punya alat, SDM, ilmu dan pengalaman,” ujar Sutopo.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement