Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Boni Hargens Prediksi Kebebasan Sipil Terancam Jika Prabowo-Sandi Menang di Pilpres

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 04 Januari 2019 |17:53 WIB
Boni Hargens Prediksi Kebebasan Sipil Terancam Jika Prabowo-Sandi Menang di Pilpres
Boni Hargens (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur ‎Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens memprediksi kebebasan sipil masyarakat Indonesia terancam jika Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di Pilpres 2019. Hal itu diprediksi Boni berdasarkan hasil analisa LPI dengan menggunakan metode kualitatif sederhana.

"Kebebasan sipil adalah ancaman. Kebebasan pers, kebebasan berpendapat, kebebasan beribadah, kebebasan berserikat, dan sebagainya akan dalam ancaman serius," kata Boni saat menghadiri diskusi di daerah Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019).

(Baca Juga: Boni Hargens Nilai Prabowo-Sandi Akan Daur Ulang Orde Baru) 

Prabowo-Sandiaga Gelar Konferensi Pers Bahas Isu Politik dan Ekonomi

Menurut Boni, pernyataan itu didasarkan pada sintesis dalam kiprah dan narasi kampanye Prabowo-Sandi ‎hingga Desember 2018 serta dukungan ormas garis keras. Hal lain, sambung Boni, kebebasan pers sudah mulai terancam ketika adanya boikot terhada media massa oleh kubu Prabowo-Sandi.

"Aksi boikot media yang dilakukan tim Prabowo-Sandi karena tidak memberitakan kegiatan reuni 212 sesuai kehenda mereka adalah preseden buruk. Mereka ingin menjiplak metode kampanye Trump yang menuding lima media besar sebagai media abal-abal dan sesat," terangnya.

(Baca Juga: KH Ma'ruf: Sudah Saatnya Relawan Perang Darat) 

Tak hanya itu, Boni juga berpandangan dukungan dari ormas garis keras seperti HTI dan FPI dapat memicu keresahan kolektif di tengah-tengah masyarakat. Sebab, sambungnya, ada praktek-praktek intoleransi dari ormas-ormas yang mendukung Prabowo-Sandi.

"‎Dukungan HTI, FPI, dan ormas-ormas garis keras membentuk keresahan kolektif di tengah masyarakat terkait maraknya praktek intoleransi dan persekusi yang dilakukan oleh ormas garis keras selama ini," terangnya.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement