nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masih Jomblo? Pemkot Malang Akan Siapkan Psikolog untuk Curhat

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 22:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 08 519 2001766 masih-jomblo-pemkot-malang-akan-siapkan-psikolog-untuk-curhat-JMMm4OfNzi.jpg Ilustrasi Jomblo (Foto: Okezone)

MALANG - Trendingnya #jodohmalang di media sosial tiwtter akhirnya direspon oleh Wali Kota Malang Sutiaji. Menurut Sutiaji cuitan tersebut berasal dari keresahan para mahasiswa dan masyarakat Malang yang masih jomblo dan minta dicarikan jodoh.

"Asalnya itu kan berangkat dari twitter keluhan mahasiswa dan masyarakat Malang Minta dicarikan jodoh. Kami akan coba lakukan itu," ujar Sutiaji kepada Okezone di Balai Kota Malang, Selasa (8/1/2019).

Ia menyatakan orang jomblo disebabkan beberapa hal, bisa jadi karena memang terlalu fokus karier, tapi bisa juga karena ada rasa trauma menjalani sebuah hubungan.

"Orang jomblo kan macam-macam, satu bukan karena dirinya, tapi karena kariernya. Nanti akan kami lakukan berikutnya bila menjomblonya karena ketakutan psikologi itu nanti kita lakukan pendampingan," ungkap pria berkacamata ini.

Baca Juga; Generasi Milenial Kota Malang Diharapkan Jadi Kreator

Sutiaji

Berkat cuitan di twitter itu, sudah ada tiga lembaga psikologi yang berminat untuk memberikan konsultasi DB pendampingan bagi jomblowan - jomblowati yang membutuhkan konsultasi jodoh.

"Sudah ada psikolog, ada tiga lembaga yang sudah siap karena sudah menjadi trending," bebernya.

Pihaknya juga menyatakan tidak selamanya jomblo itu baik lantaran akan mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. "Apapun hemat saya orang jomblo itu ada min plus-nya. Minusnya ketika kita tidak bisa menginternalisasi kepada Tuhan, ini yang jelek karena minta kebebasan dan itu akan menjadi pintu masuk tindak-tindak yang tidak dikehendaki," terangnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya #jodohmalang di twitter menjadi trending topik twitter Indonesia. Hingga sore hari pukul 17.55 WIB, #jodohmalang sudah dicuitkan 4.668 netizen.

Baca Juga; 10 Pemuda Indonesia di 30 Under 30 Asia versi Majalah Forbes

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini