Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei LSI: Berada di Peringkat 3, Elektabilitas Golkar Belum Mampu Salip Gerindra

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 08 Januari 2019 |17:25 WIB
Survei LSI: Berada di Peringkat 3, Elektabilitas Golkar Belum Mampu Salip Gerindra
ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan Partai Golkar belum mampu menyalip tingkat elektabilitas Partai Gerindra, yang berada di posisi dua besar atau runner up. Golkar perlu mencari pendongkrak yang sifatnya 'big bang' untuk mengalahkan Gerindra.

"Tanpa ada sumber pendongkrak baru yang sifatnya big bang, Golkar akan sulit bersaing dengan Gerindra," ujar peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019).

LSI Denny JA mencatat pada Agustus 2018, Gerindra elektabilitas 13,1%, September 11,5%, Oktober 11,3%, November 14,2%, dan Desember 12,9%. Dalam survei LSI Denny JA, elektabilitas Gerindra menempati posisi kedua di bawah PDI Perjuangan.

Sementara Golkar yang menempati urutan ketiga, pada Agustus 2018 memiliki elektabilitas 11,3%, September 10,6%, Oktober 6,8%, November 9,7%, dan Desember 10,0%.

Lembaga Survei LSI rilis hasil survei soal elektabilitas parpol di Pemilu 2019. (Foto : Fahreza Rizky/Okezone)

Adrian menuturkan, dalam lima kali survei terkahir LSI Denny JA, belum sekalipun Golkar mampu menyalip Gerindra.

"Jika Partai Gerindra berhasil mempertahankan posisinya saat ini, maka untuk pertama kalinya Golkar akan terlempar dari habitatnya sebagai partai yang selalu berada di dua besar pemenang pemilu sejak 1999," tuturnya.

Salah satu faktor yang menyebabkan Gerindra lebih unggul ketimbang Golkar ialah partai tersebut mengusung capres sendiri pada Pilpres 2019, yaitu Prabowo Subianto. Dengan demikian, Gerindra menerima berkah efek ekor jas (coattail effect) yang kemudian mengerek suara partai.

"Sementara itu Golkar butuh sumber pendongkrak," ucap Adrian.

(Baca Juga : 5 Besar Parpol Pemilu 2019 Versi LSI Denny JA)

Survei LSI Denny JA kali ini merupakan rangkuman dari lima survei terakhir sejak Agustus hingga Desember 2018.

Survei menggunakan 1.200 responden dan diadakan di 34 provinsi di Indonesia. Adapun metode survei kali ini yakni multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9%.

(Baca Juga :  Survei LSI Denny JA: Perindo Rajai Partai Baru)

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement