5 Besar Parpol Pemilu 2019 Versi LSI Denny JA

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 15:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 08 605 2001562 5-besar-parpol-pemilu-2019-versi-lsi-denny-ja-t6q9njpumA.jpg Peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa merilis hasil survei (Foto: Fahreza Rizky)

JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis survei pertarungan partai politik (parpol) di Pemilu 2019. Hasilnya, ditemukan lima parpol dengan perolehan suara terbesar atau big five. 

Lima parpol dengan perolehan suara terbesar itu, di antaranya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Gerindra, Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Demokrat.

"Di big five ada lima partai tersebut," ujar Peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa saat jumpa pers di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019). 

(Baca Juga: Caleg PKS Boyolali Dilaporkan Terkait Dugaan Politik Uang)

PDIP berada di posisi teratas karena dalam lima kali survei yang dilakukan LSI Denny JA sejak Agustus hingga Desember 2018, perolehan suaranya konsisten berada di atas 20%.

"PDIP konsisten di urutan pertama dalam lima kali survei nasional," ungkap Adrian.

PDIP

LSI Denny JA mencatat pada Agustus 2018, PDIP meraih 24,8%, September 25,6%, Oktober 28,5%, November 25,4% dan Desember 27,7%. Sementara Gerindra yang menempati urutan kedua, pada Agustus 2018 meraih 13,1%, September 11,5%, Oktober 11,3%, November 14,2%, dan Desember 12,9%.

Golkar yang menempati urutan ketiga, pada Agustus 2018 meraih 11,3%, September 10,6%, Oktober 6,8%, November 9,7%, dan Desember 10,0%.

(Baca Juga: Survei LRP: Partai Senior Diprediksi Masih Akan Mendominasi Pileg 2019)

PKB menempati urutan keempat, pada Agustus 2018 meraih 6,7%, September 5,4%, Oktober 6,3%, November 6,2%, dan Desember 6,9%.

Demokrat menempati urutan kelima, pada Agustus 2018 meraih 5,2%, September 3,7%, Oktober 3,4%, November 4,1%, dan Desember 3,3%.

Gerindra

Survei LSI Denny JA kali ini merupakan rangkuman dari lima survei terakhir sejak Agustus hingga Desember 2018.

Survei menggunakan 1.200 responden dan diadakan di 34 provinsi di Indonesia. Adapun metode survei kali ini yakni multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9%.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini