Kepolisian Spanyol mengatakan mereka berhasil membongkar sebuah jaringan yang menyelundupkan migran dan narkoba lewat kapal dari Maroko ke Spanyol. Mereka mengungkapkan, setiap migran yang diselundupkan dikenai biaya sekitar USD2.300 atau sekira Rp32 juta.
Pernyataan kepolisian itu menyebutkan, kelompok itu memperoleh sekitar USD29.000, senilai Rp406 juta untuk setiap kapal penyelundup yang berhasil melintas laut tengah. Para migran dan narkoba yang mereka selundupkan, sering diangkut dengan kapal-kapal yang tidak layak layar.
Para penyelidik memperkirakan jaringan itu telah menyelundupkan lebih dari 500 migran ke wilayah Andalusia di Spanyol sejak Agustus. Jaringan itu mengangkut para migran ilegal yang datang ke Spanyol ke tempat-tempat persembunyian mereka.
Badan Urusan Perbatasan Uni Eropa, Frontex, mengatakan sekitar 57.000 migran yang melintasi perbatasan terdeteksi tahun lalu di Spanyol, meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Polisi mengatakan, mereka telah menangkap delapan angota jaringan itu, termasuk empat di antara mereka yang dianggap pemimpin jaringan itu di Spanyol.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.