Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tergerus Abrasi, Wilayah Klungkung Bali Menyusut 107 Hektare

Agregasi Balipost.com , Jurnalis-Rabu, 09 Januari 2019 |16:23 WIB
Tergerus Abrasi, Wilayah Klungkung Bali Menyusut 107 Hektare
Foto: Balipost
A
A
A

Sebagaimana data pemerintah daerah, proporsi daratan hanya sepertiga di pulau Bali, berbanding dua per tiga di kepulauan. Wilayah kepulauan ini, di antaranya ada tiga pulau berpenghuni (Nusa Gede, Lembongan dan Ceningan) serta 17 pulau kecil lain di sekitarnya yang tidak berpenghuni. Kecamatan Nusa Penida mewilayahi 64,39 persen wilayah Klungkung, disusul Kecamatan Banjarangkan 14,52 persen, Kecamatan Dawan 11,87 persen dan Kecamatan Klungkung 9,22 persen.

Ketikdakseimbangan wilayah akibat perbedaan aksesibilitas, telah menjadi fokus bersama, khususnya Tim Pansus DPRD Bali. Apalagi melihat variasi ekosistem daratan, pesisir, laut dan kepulauan, Ketua Tim Pansus Kariyasa Adnyana, menegaskan DPRD Bali mendukung penuh upaya pengembangan lebih cepat kepulauan Nusa Penida.

Belum lagi jika dilihat kawasan perairan Nusa Penida sebagai Kawasan Konservasi Perairan, namun pengelolaannya dirasakan belum optimal. Sehingga, pengembangan kawasan stategis pariwisata Nusa Penida perlu dukungan infrakstruktur. “Berbekal enam keputusan menteri dan satu keputusan presiden, menjadi dasar kami ke pusat untuk memberikan perhatian yang lebih bagi Nusa Penida. Satu kementrian saja bisa mengucurkan dana Rp 200 miliar, kita sudah punya dana Rp 1 triliun lebih,” kata Bupati Suwirta.

Ia menegaskan Klungkung sebagai satu-satunya kabupaten dengan wilayah kepulauan di Bali, dengan kekayaan alam bawah laut sebagai tulang punggung wisata bahari Bali.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement