nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Salah Satu Gedung Tertinggi di Dunia Siap Dijual

Indi Safitri , Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 11:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 10 18 2002485 salah-satu-gedung-tertinggi-di-dunia-siap-dijual-1CExrRWsYh.jpg Gedung Chrysler. (Foto: AFP)

NEW YORK – Gedung Chrysler, sebuah mahakarya Art Deco yang menjadi citra yang mendefinisikan cakrawala Kota New York selama beberapa dekade, telah siap untuk dijual. Hal itu diungkapkan oleh seorang pemilik minoritas gedung ikonik itu dan pada Rabu, 9 Februari, seorang makelar telah dipekerjakan untuk memasarkan properti tersebut.

Diwartakan Reuters, Kamis (10/1/2019), gedung pencakar langit setinggi 77 lantai dengan balutan baja stainless itu pernah menjadi gedung tertinggi di dunia saat selesai dibangun pada 1930. Saat ini 90 persen kepemilikan gedung itu dipegang oleh Abu Dhabi Investment Council, sebuah perusahaan dana investasi dari Uni Emirat Arab, sementara sisanya dimiliki oleh pengembang Tishman Speyer.

Bangunan seluas 1.26 juta kaki persegi ini menjalani renovasi senilai USD100 juta (sekira Rp1 triliun) setelah Tishman mengakuisisinya pada 1997.

Tetapi kemudian Tishman mengurangi kepemilikannya atas gedung tersebut setelah Abu Dhabi Investment Council membeli saham Gedung Chrysler sebesar USD800 juta (sekira Rp11 triliun) pada 2008.

Pimpinan Pasar Modal New York di broker CBRE Group, Darcy Stacom mengatakan, merk bangunan itu dan lokasinya yang berada di 42nd Street di sebelah timur pusat transportasi utama Manhattan, Grand Central Terminal, sudah matang untuk eksploitasi ritel lebih besar. Dia mengatakan telah menerima berbagai tawaran dari seluruh dunia tentang penjualan Gedung Chrysler.

Menurut CBRE, tingkat hunian gedung itu berada di kisaran rendah 80 persen, di bawah rata-rata kota New York. Stacom menolak mengungkapkan harga yang diminta untuk bangunan tersebut.

Stacom menolak untuk mengungkap tingkat kekosongan di Gedung Chrysler atau harga yang diminta.

Banyak toko yang kosong pada bangunan yang rata-rata berusia 50 tahun di Midtown, akibat terpukul oleh perdagangan elektronik. Kekhawatiran akan daya tarik Midtown juga meningkat, mengingat distrik Hudson Yards yang baru di sisi barat telah menarik perusahaan-perusahaan besar.

Usia bisa menjadi titik penjualan juga, seperti yang terlihat oleh popularitas Midtown Selatan, yang memiliki tingkat kekosongan terendah di New York. Perusahaan-perusahaan seperti Google Alphabet dan Facebook yang menempati bangunan yang berusia sekira seabad.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini