nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi: Penerima PKH Akan Bertambah Menjadi 10 juta

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 21:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 10 337 2002823 presiden-jokowi-penerima-pkh-akan-bertambah-menjadi-10-juta-C5fMt6C4Cl.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial, akan segera menyalurkan dana Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Keluarga Penerima Modal (KPM) tahun 2019.

Berdasarkan data, anggaran PKH di tahun 2019 mengalami kenaikkan dibandingkan tahun 2018 yang lalu. Jika di tahun 2018 Pemerintah menganggarkan dana sekitar Rp19,4 triliun, maka untuk tahun 2019 ini naik menjadi Rp34,4 triliun.

Presiden Joko Widodo mengatakan, jumlah warga yang diberikan bertambah menjadi 10 juta penerima PKH.

"Jangan kaget, biasanya Rp 1,89 juta (per tahun), nanti ada yang dapat Rp 3,6 juta, ada yang Rp 2,7 juta," kata Jokowi saat Peluncuran Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1/2019).

 joko

"Artinya tambahan itu sangat banyak sekali, ada yang dua kali lipat, ada yang satu setengah kali lipat," sambung Jokowi.

Saat ini, Kementerian Sosial menyusun indeks bantuan sosial untuk penerima bantuan tetap KPH, agar penyaluran tepat sasaran. Bantuan tetap untuk PKH regular Rp 550.000,-/keluarga/tahun. Sedangkan bantuan tetap PKH akses Rp 1.000.000,-/keluarga/tahun.

Perlu diketahui untuk Ibu hamil, anak-anak balita, kaum difabel, dan lanjut usia, akan menerima dana masing-masing Rp 2.400.000,-/jiwa/tahun. Sedangkan yang sudah bersekolah, pelajar SD menerima Rp 900.000,-/jiwa/tahun, SMP Rp 1.500.000,-/jiwa/tahun, SMA Rp 2.000.000,-/jiwa/tahun.

Pemerintah berharap dengan naiknya anggaran PKH tahun 2019, angka kemiskinan di Republik ini dapat ditekan.

"Tapi hati-hati penggunaannya supaya yang kita inginkan betul-betul bisa memberikan manfaat kepada keluarga penerima manfaat," ujar Jokowi.

 ss

Di sisi lain, Jokowi mengingatkan kepada pendamping PKH agar betul-betul memberikan pengetahuan kepada masyarakat penerima bantuan sosial, bahwa dana PKH harus digunakan sesuai ketentuan.

"Beli ikan boleh, beli sepatu anak boleh, beli baju sekolah gede. Beli rokok untuk suami enggak boleh. Untuk bayar listrik juga enggak boleh," tutup Jokowi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini