
Tuduhan Jokowi komunis, anti Islam, mengkriminalisasi ulama, dan antek Cina merupakan sederet hoaksnya. Sebab, kalau itu bukan hoaks tak mungkin ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, Persis dan lainnya berdiam diri.
"Itu hoaks semua. Hoaks itu muaranya politik identitas. Hoaks itu by design dan hoaks itu racun demokrasi. Setop hoaks dan jangan pernah diulangi lagi," katanya.
Ketua DPP PGK Bidang Riset dan Kajian Stategis, Karyono Wibowo menambahkan, hoaks sudah menjadi industri. Contohnya sindikat Saracen, yang strukturnya berjalan profesional dalam menyebarkan hoaks. Belum lagi hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos, hoaks tenaga kerja asing Cina, hoaks Ratna Sarumpaet, dan sederat hoaks lainnya.
(Baca Juga: Survei IPI Jokowi-Prabowo Selisih 20% , BPN: Hitungan Kami Cuma 11%)