Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hoaks Merajalela Jelang Pilpres 2019, Pengamat: Itu Bagian dari Pembunuhan Karakter

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 10 Januari 2019 |23:11 WIB
Hoaks Merajalela Jelang Pilpres 2019, Pengamat: Itu Bagian dari Pembunuhan Karakter
Pengamat Politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie (foto: Ist)
A
A
A

Pengamat Politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie (Ist)	 

"Hoaks pertama dilakukan pada tahun 1808, di mana dilakukan oleh para pesulap dengan mengelabui penontonnya. Facebook saja beberapa waktu lalu menutup 30 ribu akan hoaks. Bukan itu saja, setiap tahun ada 8000 kasus kasus hoaks, serta laporan yang masuk tahun 2017 lalu dan ditangani polisi sekitar 3.325 kasus," ucap Jerry.

(Baca Juga: Marak Hoaks di Tahun Politik, Sindonews Luncurkan Kanal "Pemilu Cerdas") 

Dia menambahkan, kasus hoax mirip hate speech (ujaran kebencian) yang terjadi di Indonesia, sudah berada pada stadium 4 seperti penyakit kanker.

"Saya prediksi labor melapor terkait berita hoaks akan terus merajalela. Dan ini sulit dihentikan. Jokowi terus diserang lewat Isu PKI dan China. Sedangkan Prabowo isu HAM," pungkasnya.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement